Tragis! Bayi Baru Lahir Ditemukan Tak Bernyawa di Tempat Sampah, Polisi Buru Pelaku

Tragis! Bayi Baru Lahir Ditemukan Tak Bernyawa di Tempat Sampah, Polisi Buru Pelaku

KUPANG, PENATIMOR – Warga Kota Kupang dikejutkan oleh penemuan jasad bayi laki-laki di sebuah tempat pembuangan sampah di Jalan Timor Raya, RT 001/RW 001, Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima, Minggu (22/9/2025) siang. Peristiwa ini sontak memantik kepedihan sekaligus kemarahan publik.

Tragis! Bayi Baru Lahir Ditemukan Tak Bernyawa di Tempat Sampah, Polisi Buru Pelaku
Kapolsek Kota Lama AKP Rachmat Hidayat, S.Tr.K., S.I.K.

Kapolresta Kupang Kota Kombes Pol. Djoko Lestari, S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Kota Lama AKP Rachmat Hidayat, S.Tr.K., S.I.K., menjelaskan bahwa penemuan bermula saat seorang warga berinisial AN (54) tengah mencari sisa makanan untuk pakan ternak.

Tragis! Bayi Baru Lahir Ditemukan Tak Bernyawa di Tempat Sampah, Polisi Buru Pelaku

Saat membongkar tumpukan sampah, AN mengangkat sebuah kantong plastik merah yang terasa berat dan mendapati jasad bayi laki-laki terbungkus kain batik. “Wajah bayi itu tertutup celana berwarna kuning yang diikat tali sepatu abu-abu. Tali pusarnya masih melekat, dan ditemukan selembar uang Rp2.000 terselip di ketiak kiri,” ungkap AKP Rachmat.

AN segera meminta bantuan warga sekitar. Kebetulan, mobil patroli Polsek Kota Lama melintas dan langsung berhenti setelah dipanggil. “Dipimpin Panit Sabhara Aiptu Adi Harun, anggota segera mengamankan lokasi,” tambahnya.

Tragis! Bayi Baru Lahir Ditemukan Tak Bernyawa di Tempat Sampah, Polisi Buru Pelaku

Tak lama kemudian, Tim Inafis Satreskrim Polresta Kupang Kota bersama tim medis RS Bhayangkara Drs. Titus Uly tiba di lokasi. Jenazah bayi dievakuasi ke ruang pemulasaraan RS Bhayangkara untuk pemeriksaan forensik.

Polsek Kota Lama kini melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap identitas dan motif pelaku pembuangan bayi tersebut. “Kami mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi sekecil apa pun agar segera melapor demi mengungkap pelaku yang tega melakukan perbuatan ini,” tegas AKP Rachmat. (mel)

error: Content is protected !!