KUPANG, PENATIMOR – Drama semifinal Lazarus Laiskodat Memorial Cup (LLMC) III 2026 akhirnya melahirkan finalis kedua! Satria Muda FC Maumere sukses menaklukkan Perselaya Lamahala dengan skor dramatis 3-2, Selasa (3/11/2026) malam, sekaligus memastikan diri melenggang ke partai grand final untuk menantang Kusa FC asal Kabupaten Malaka.
Pertandingan yang berlangsung di Lapangan Lazarus Laiskodat, Desa Uitao, Pulau Semau, Kabupaten Kupang, tersebut menyuguhkan duel sengit, penuh tensi, dan sarat gengsi antara dua kekuatan sepak bola Flores.
Satria Muda Maumere tampil sebagai pemenang setelah mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan wasit Nardi Lebao.
Kemenangan ini menjadi pencapaian luar biasa bagi Satria Muda FC yang berstatus pendatang baru di LLMC III 2026. Mereka kini tinggal selangkah lagi untuk mengukir sejarah dengan merebut mahkota juara turnamen bergengsi tersebut.
Di partai puncak, Satria Muda akan menghadapi Kusa FC, tim asal Desa Kusa, Kecamatan Malaka Timur, Kabupaten Malaka, yang lebih dahulu memastikan tiket final setelah menyingkirkan juara bertahan Tunas Muda FC melalui drama adu penalti 2-3. Dengan tersingkirnya Tunas Muda FC, LLMC III 2026 dipastikan akan melahirkan juara baru.
Ady Atep Buka Keunggulan, Free Kick Cantik Menit Ketiga
Satria Muda Maumere langsung tampil agresif sejak menit awal pertandingan.
Belum genap lima menit laga berjalan, Satria Muda sudah berhasil membuka keunggulan. Ady Atep, pemain bernomor punggung 7, menjadi aktor pembuka kemenangan melalui eksekusi tendangan bebas cantik pada menit ke-3.
Sepakan terukur Ady Aba meluncur ke gawang Perselaya Lamahala dan tidak mampu diamankan penjaga gawang Red Dragon.
Gol cepat tersebut membuat Satria Muda unggul 1-0 sekaligus memberikan tekanan besar kepada Perselaya yang berambisi membalas kekalahan 0-2 pada pertemuan sebelumnya di fase penyisihan grup.
Namun, Perselaya Lamahala kembali menunjukkan karakter pantang menyerah yang selama ini menjadi identitas mereka.
Red Dragon berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-45+3 yang dicetak pemain bernomor punggung 9 Arif Rahman Hakim. Gol tersebut mengubah skor menjadi 1-1 dan membuat pertandingan semakin menarik. Kedua tim kemudian memasuki ruang ganti dengan kedudukan imbang.
Satria Muda Mengamuk di Babak Kedua, Yohanes Nai dan Ronaldi Ngo Jadi Pembeda
Memasuki babak kedua, Satria Muda Maumere kembali meningkatkan intensitas serangan. Upaya mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-67. Yohanes Nai sukses mencetak gol yang membawa Satria Muda kembali unggul 2-1.
Gol tersebut menjadi momentum penting bagi Kesatria Maumere untuk semakin mengendalikan jalannya pertandingan. Perselaya Lamahala berusaha merespons dengan meningkatkan tekanan. Namun, Satria Muda kembali menunjukkan ketajamannya.
Pada menit ke-83, pemain bernomor punggung 14, Ronaldi Ngo, berhasil mencetak gol ketiga bagi Satria Muda. Gol tersebut mengubah kedudukan menjadi 3-1 dan membuat langkah Satria Muda semakin dekat menuju grand final. Namun, pertandingan belum sepenuhnya berakhir.
Ravicky Atapukan Perkecil Ketertinggalan, Red Dragon Terus Mengancam
Perselaya Lamahala yang dikenal sebagai tim dengan mental comeback kembali menunjukkan semangat juangnya. Wasit Nardi Lebao memberikan tambahan waktu tujuh menit.
Pada menit ke-90+2, Ravicky Atapukan berhasil mencetak gol balasan bagi Perselaya. Gol tersebut memperkecil kedudukan menjadi 3-2 dan membuat tensi pertandingan semakin tinggi di penghujung laga.
Perselaya terus berusaha mencari gol penyama kedudukan. Sementara Satria Muda berjuang mempertahankan keunggulan demi mengamankan tiket final.
Namun, hingga waktu tambahan berakhir, tidak ada gol tambahan yang tercipta dari kedua tim. Satria Muda Maumere akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 3-2.
Kemenangan ini sekaligus mengakhiri perjalanan Perselaya Lamahala di LLMC III 2026 dan memastikan Satria Muda menjadi finalis kedua.
Kusa FC vs Satria Muda Maumere, Duel Pendatang Baru Berebut Mahkota Juara
Grand final LLMC III 2026 kini mempertemukan dua tim pendatang baru yang tampil luar biasa sepanjang turnamen.
Kusa FC dari Kabupaten Malaka dan Satria Muda FC Maumere dari Kabupaten Sikka sama-sama berhasil menyingkirkan lawan-lawan kuat untuk mencapai partai puncak.
Kusa FC lebih dahulu mencuri perhatian setelah menghentikan langkah juara bertahan Tunas Muda FC. Sementara Satria Muda Maumere sukses menaklukkan Perselaya Lamahala, tim yang memiliki pengalaman dua kali menjadi runner-up LLMC.
Pertemuan kedua tim di grand final akan menjadi duel menarik antara dua kekuatan sepak bola yang sama-sama memiliki ambisi besar.
Kusa FC mengandalkan konsistensi, kedisiplinan, serta kombinasi pemain muda dan senior berpengalaman.
Sementara Satria Muda Maumere datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah mencatat kemenangan atas sejumlah tim kuat, termasuk Perselaya Lamahala yang kembali mereka taklukkan di semifinal. Satu hal yang sudah pasti, LLMC III 2026 akan melahirkan sejarah baru.
Tunas Muda FC gagal mempertahankan mahkota juara. Kini, Kusa FC dan Satria Muda Maumere memiliki kesempatan yang sama untuk mengukir nama sebagai juara baru Lazarus Laiskodat Memorial Cup.
Dua pendatang baru. Dua kekuatan besar. Satu trofi bergengsi. Siapakah yang akan keluar sebagai penguasa baru sepak bola Pulau Semau?
Grand final LLMC III 2026 kini menjadi panggung pembuktian bagi Kusa FC dan Satria Muda Maumere. Pertarungan mahkota juara semakin dekat akan digelar pada Minggu (8/11/2026) nanti.
Perselaya vs Tunas Muda Rebutan Posisi Ketiga
Meski gagal melangkah ke partai grand final, perjuangan Perselaya Lamahala dan SSB Tunas Muda FC belum berakhir.
Kedua tim masih memiliki kesempatan untuk menutup perjalanan mereka di Lazarus Laiskodat Memorial Cup (LLMC) III 2026 dengan hasil membanggakan melalui pertandingan perebutan tempat ketiga.
Perselaya Lamahala, yang harus mengakui keunggulan Satria Muda Maumere dengan skor 2-3 di semifinal, akan berhadapan dengan Tunas Muda FC, sang juara bertahan yang sebelumnya disingkirkan Kusa FC melalui drama adu penalti 2-3.
Duel perebutan posisi ketiga ini dipastikan tetap menarik dan sarat gengsi. Perselaya tentu ingin membuktikan bahwa mereka tetap menjadi salah satu kekuatan terbaik di LLMC III, sementara Tunas Muda berambisi mengakhiri turnamen dengan kemenangan setelah gagal mempertahankan mahkota juara.
Pertandingan ini juga menjadi kesempatan bagi kedua tim untuk memberikan penampilan terbaik sekaligus menghibur para pencinta sepak bola NTT sebelum partai grand final yang mempertemukan Kusa FC versus Satria Muda Maumere. Perselaya Lamahala vs Tunas Muda FC. Siapa yang akan mengamankan posisi ketiga LLMC III 2026? (bet)












