KUPANG, PENATIMOR – Kehadiran Komando Daerah Militer (Kodam) XXVII/Sobe Sonbai di Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi momentum strategis untuk memperkuat pertahanan wilayah sekaligus memperluas kolaborasi TNI dan pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Komitmen tersebut mengemuka saat Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, menyambut kedatangan Panglima Kodam (Pangdam) XXVII/Sobe Sonbai, Mayor Jenderal TNI Thevi Angandowa Zebua, bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) PD XXVII/Sobe Sonbai, Ny. Rieli Thevi Zebua, di VIP Pemda Bandara El Tari Kupang, Senin (2/11/2026) siang.
Penyambutan Pangdam dilakukan dengan prosesi adat Timor, Natoni, sebagai bentuk penghormatan dan penerimaan masyarakat terhadap tamu kehormatan. Tradisi tersebut sekaligus menjadi ungkapan doa dan harapan agar Pangdam bersama keluarga senantiasa diberikan keselamatan serta kelancaran dalam menjalankan tugas pengabdian di NTT.
Kehadiran Pangdam turut disambut sejumlah pejabat penting di daerah, di antaranya Ketua DPRD Provinsi NTT Emilia Nomleni, Kapolda NTT Irjen Pol. Reza Arief Dewanto, S.I.K., Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) NTT Roch Adi Wibowo, S.H., M.H., Danlanud El Tari Kupang Marsma TNI Somad, S.I.P., dan Danrem 161/Wira Sakti Kupang Brigjen TNI Hendro Cahyono, serta sejumlah pejabat sipil dan TNI/Polri.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Melki menyampaikan selamat datang sekaligus selamat bertugas kepada Mayjen TNI Thevi Angandowa Zebua sebagai Pangdam XXVII/Sobe Sonbai.
Menurut Gubernur, kehadiran Kodam baru di NTT merupakan momentum penting untuk semakin memperkuat koordinasi, kolaborasi, dan sinergi antara TNI, Pemerintah Provinsi NTT, serta seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Gubernur Melki berharap, di bawah kepemimpinan Mayjen TNI Thevi Angandowa Zebua, kerja sama yang selama ini telah terbangun dapat semakin solid. Tidak hanya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban daerah, tetapi juga dalam mendukung agenda pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia menegaskan, pertahanan dan keamanan yang kuat merupakan fondasi penting bagi terciptanya stabilitas daerah. Dengan situasi yang aman dan kondusif, berbagai program pembangunan dapat berjalan lebih optimal, investasi dan aktivitas ekonomi masyarakat semakin berkembang, serta pelayanan publik dapat menjangkau masyarakat hingga ke wilayah terpencil dan perbatasan.
Pembentukan Kodam XXVII/Sobe Sonbai dinilai memiliki arti strategis bagi NTT yang secara geografis merupakan provinsi kepulauan sekaligus wilayah perbatasan negara.
Posisi NTT yang berbatasan langsung dengan negara lain menjadikan penguatan sistem pertahanan dan keamanan wilayah sebagai salah satu kebutuhan penting dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Dengan kehadiran komando daerah militer baru tersebut, diharapkan kesiapsiagaan pertahanan semakin meningkat, pengamanan wilayah semakin kuat, serta koordinasi pengendalian teritorial dapat berjalan lebih efektif.
Lebih dari itu, peran Kodam juga diharapkan tidak hanya terbatas pada aspek pertahanan dan keamanan, tetapi turut memperkuat kontribusi TNI dalam mendukung percepatan pembangunan nasional dan pelaksanaan berbagai program strategis pemerintah yang menyentuh langsung kepentingan rakyat.
Kolaborasi tersebut dapat diwujudkan melalui dukungan terhadap ketahanan pangan, peningkatan layanan kesehatan, pembangunan infrastruktur, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Gubernur Melki menekankan pentingnya kolaborasi antara TNI dan pemerintah daerah agar berbagai program strategis benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, terutama mereka yang tinggal di wilayah pedesaan, pulau-pulau terluar, dan kawasan perbatasan.
“Kolaborasi TNI dan pemerintah daerah menjadi penting agar berbagai program strategis dapat menjawab kebutuhan riil masyarakat, terutama di wilayah pedesaan, pulau-pulau terluar, dan kawasan perbatasan yang masih membutuhkan perhatian serta percepatan pembangunan,” jelas Gubernur Melki.
Untuk diketahui, Mayjen TNI Thevi Angandowa Zebua resmi dilantik sebagai Pangdam XXVII/Sobe Sonbai pada Senin, 5 Oktober 2026.
Pelantikan dan pengukuhan tersebut dipimpin langsung Presiden RI Prabowo Subianto dalam rangkaian Upacara Peringatan HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Lapangan Prima, Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur.
Kodam XXVII/Sobe Sonbai merupakan komando daerah militer baru yang dibentuk untuk wilayah Provinsi NTT. Pembentukannya merupakan bagian dari penataan dan pengembangan organisasi TNI Angkatan Darat melalui pembentukan enam Kodam baru.
Selain Kodam XXVII/Sobe Sonbai di NTT, enam Kodam baru yang dibentuk dalam penataan organisasi tersebut meliputi Kodam XXV/Sultan Mahmud Riayat Syah di Kepulauan Riau, Kodam XXVI/Mataram di Daerah Istimewa Yogyakarta, Kodam XXX/Rinambora di Nusa Tenggara Barat (NTB), Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha di Maluku Utara, serta Kodam XXIX/Mambruk di Papua Tengah.
Dengan hadirnya Kodam XXVII/Sobe Sonbai, NTT diharapkan memiliki penguatan struktur pertahanan kewilayahan yang semakin terintegrasi dengan seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat.
Sinergi TNI dan pemerintah daerah pun diharapkan menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas, memperkokoh pertahanan wilayah, serta mendorong pembangunan yang merata hingga ke pelosok, pulau-pulau terluar, dan kawasan perbatasan demi mewujudkan NTT yang semakin Maju, Sehat, Cerdas, Sejahtera, dan Berkelanjutan. (bet)












