KUPANG, PENATIMOR – Seorang pria di Kupang ditemukan tewas setelah terjatuh dari tebing saat memancing ikan di laut pada Senin (20/2/2023) malam.
Diketahui korban berinisial AP (37), warga Desa Pantulan, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur.
Kapolres Kupang AKBP FX Irwan Arianto S.I.K, M.H., yang dikonfirmasi awak media ini, Selasa (21/2/2023) siang, membenarkan kejadian tersebut.
Menurut Kapolres, sesuai dengan laporan Kapolsek Sulamu Ipda Deflorintus M. Wee, S.H., diketahui kejadiannya pada malam tadi, sekira pukul 20.00 Wita.
Saat itu saksi melihat korban yang sedang memancing duduk di tebing batu, kemudian dihempas gelombang sehingga korban terjatuh ke laut.
Berawal dari korban yang berprofesi sebagai petani, sekira pukul 18.00 Wita meminta izin kepada istrinya untuk pergi memancing ikan di lokasi pantai wisata Panfolok.
Dalam perjalanan ke lokasi mancing, korban bertemu dengan saksi Enor Batuk, lalu korban mengajak saksi untuk memancing.
Namun ajakan korban ditolak saksi karena harus pulang ke rumah dulu setelah pulang dari sawah.
Namun sekira pukul 20.00 Wita, saksi Enor Batuk mengikuti korban untuk memancing, dan saat itu saksi melihat ke arah korban yang berjarak darinya sekitar 50 meter.
Namun ketika itu saksi melihat korban tiba-tiba terjatuh dari tebing tempat korban memancing, ke arah laut setelah dihempas gelombang.
Melihat kejadian tersebut, saksi langsung berlari menuju korban yang terjatuh ke laut, dan berupaya mencarinya.
Namun korban tidak bisa ditemukan karena keadaan gelap dan air laut pasang.
Akhirnya saksi kembali ke kampung dan memberikan informasi kepada keluarga dan masyarakat setempat.
Ditambah Kapolres, atas laporan ini kepala desa dan warga setempat mendatangi lokasi kejadian, dan melakukan pencarian hingga pagi hari.
“Korban baru ditemukan sekitar pukul 05.30 Wita, saat air laut sudah surut, dan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia,” kata Kapolres.
“Keluarga korban menerima kematian ini sebagai musibah,” pungkas Kapolres Kupang. (wil)













