Perselaya vs Tunas Muda: Rematch Final LLMC II, Rebutan Posisi Ketiga LLMC III 2026

KUPANG, PENATIMOR – Pertarungan sarat gengsi bakal tersaji dalam laga perebutan tempat ketiga Lazarus Laiskodat Memorial Cup (LLMC) III 2026.

Perselaya Lamahala Flores Timur dan SSB Tunas Muda Kota Kupang akan kembali berhadapan dalam duel yang bukan sekadar menentukan posisi di klasemen akhir, tetapi juga menjadi ajang pembuktian sekaligus mengulang rivalitas panas partai final LLMC II tahun 2025.

Pertandingan perebutan posisi ketiga LLMC III 2026 antara Perselaya Lamahala versus SSB Tunas Muda FC dijadwalkan berlangsung pada Kamis (5/11/2026), pukul 16.00 WITA, di Stadion Lazarus Laiskodat, Desa Uitao, Pulau Semau, Kabupaten Kupang.

Duel ini dipastikan menjadi tontonan menarik bagi pencinta sepak bola NTT, mengingat kedua tim pernah bertemu dalam partai final LLMC II tahun 2025.

Kedua tim yang sama-sama gagal melangkah ke grand final LLMC III 2026 ini kini harus mengalihkan fokus untuk memperebutkan posisi ketiga. Perselaya Lamahala sebelumnya ditaklukkan Satria Muda FC Maumere dengan skor 2-3, sementara Tunas Muda FC harus tersingkir secara dramatis setelah kalah dari Kusa FC Malaka melalui adu penalti 2-3.

Meski gagal mencapai partai puncak, duel Perselaya kontra Tunas Muda dipastikan tetap menarik. Dua tim yang memiliki rekam jejak kuat di turnamen ini akan kembali saling berhadapan demi menutup perjalanan LLMC III 2026 dengan hasil terbaik.

MENGULANG FINAL LLMC II 2025

Pertandingan perebutan tempat ketiga ini memiliki nilai historis tersendiri. Perselaya Lamahala dan Tunas Muda FC bukanlah dua tim yang asing dalam persaingan di panggung Lazarus Laiskodat Memorial Cup.

Keduanya pernah bertemu pada partai final LLMC II tahun 2025. Pertemuan kali ini menjadi kesempatan bagi kedua tim untuk kembali memperlihatkan kualitas dan mentalitas kompetitif mereka, meski dengan target berbeda dari pertemuan sebelumnya.

Bagi Perselaya Lamahala, pertandingan ini menjadi kesempatan untuk membuktikan bahwa Red Dragon tetap merupakan salah satu kekuatan sepak bola Flores Timur yang patut diperhitungkan.

Sementara bagi Tunas Muda FC, duel ini menjadi momentum penting untuk bangkit setelah kehilangan kesempatan mempertahankan gelar juara LLMC III 2026.

Pertemuan dua tim ini juga menghadirkan aroma rivalitas yang kental. Perselaya yang dikenal memiliki pengalaman panjang di turnamen LLMC akan berhadapan dengan Tunas Muda, tim yang sebelumnya tampil dominan sepanjang fase grup hingga babak perempat final.

PERSELAYA BERMODAL MENTAL COMEBACK

Perselaya Lamahala datang ke pertandingan ini dengan modal pengalaman dan semangat juang yang tidak bisa dipandang sebelah mata.

Tim berjuluk Red Dragon tersebut sempat mengalami perjalanan sulit pada fase grup LLMC III 2026. Namun, mereka mampu bangkit dan menunjukkan karakter pantang menyerah di babak gugur.

Perselaya berhasil melewati Kupang Putra pada babak 16 besar melalui kemenangan 5-0 setelah bermain imbang tanpa gol pada waktu normal.

Di babak perempat final, Perselaya kembali memperlihatkan mentalitas comeback dengan menundukkan Muhammadiyah FC 3-1 setelah sempat berada dalam situasi sulit.

Namun, langkah mereka terhenti di semifinal setelah kalah tipis 2-3 dari Satria Muda Maumere.

Kini, Perselaya tentu berambisi mengakhiri turnamen dengan kemenangan sekaligus membuktikan bahwa mereka masih memiliki kualitas untuk bersaing di level tertinggi LLMC.

TUNAS MUDA BERAMBISI BANGKIT

Di kubu SSB Tunas Muda FC, kegagalan melangkah ke grand final menjadi pukulan tersendiri bagi sang juara bertahan.

Tim besutan Coach Anton Kia sebelumnya tampil sangat meyakinkan sejak fase grup. Mereka mencatat kemenangan besar atas Kupang Putra dengan skor 9-4, PSAL Jalasena 7-0, dan Brilink Arifin 3-0.

Dominasi Tunas Muda berlanjut di babak 16 besar ketika mereka membantai PS Kabupaten Kupang dengan skor 10-2.

Namun, ambisi mempertahankan mahkota juara harus kandas setelah Kusa FC Malaka mampu memaksakan hasil imbang 1-1 hingga perpanjangan waktu dan kemudian menang melalui adu penalti.

Manajer Tim Tunas Muda, Dicson Haba, sebelumnya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelatih, ofisial, dan pemain atas perjuangan mereka sepanjang turnamen.

Ia juga mengingatkan para pemain agar tidak larut dalam kekecewaan dan menjadikan kekalahan semifinal sebagai pelajaran untuk meningkatkan kualitas permainan.

Kini, pertandingan perebutan posisi ketiga menjadi kesempatan bagi Tunas Muda untuk bangkit dan membuktikan bahwa mereka tetap memiliki mental juara.

DUEL GENGSI SEBELUM GRAND FINAL

Pertandingan Perselaya Lamahala versus Tunas Muda FC dipastikan menjadi salah satu laga yang layak dinantikan para pencinta sepak bola Nusa Tenggara Timur.

Selain memperebutkan posisi ketiga LLMC III 2026, duel ini juga menjadi panggung pembuktian bagi dua tim yang pernah bertarung dalam final LLMC II 2025.

Perselaya ingin menutup perjalanan turnamen dengan kemenangan, sementara Tunas Muda berambisi mengobati kekecewaan setelah gagal mempertahankan gelar.

Di tengah persaingan menuju partai puncak antara Kusa FC Malaka dan Satria Muda FC Maumere, duel perebutan tempat ketiga ini tetap menyimpan daya tarik tersendiri.

Perselaya Lamahala atau Tunas Muda FC? Siapa yang akan mengamankan posisi ketiga LLMC III 2026 sekaligus memenangkan pertarungan gengsi dalam rematch final LLMC II 2025? (bet)