JAKARTA, PENATIMOR – Malam ini, Selasa (23/9/2025), panggung prestisius Adhyaksa Awards 2025 akan menjadi sorotan publik nasional. Ajang bergengsi yang mengapresiasi para jaksa berintegritas ini siap menobatkan sosok-sosok terbaik kejaksaan Indonesia melalui siaran langsung live streaming di detikcom mulai pukul 20.00 WIB.
Dari ratusan kandidat yang diseleksi ketat, hanya 21 nama terbaik dari tujuh kategori yang berhasil menembus babak final. Salah satu yang paling menarik perhatian adalah Dr. Roberth Jimmy Lambila, S.H., M.H., Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Karanganyar.
Putra Nusa Tenggara Timur (NTT) ini resmi masuk tiga besar finalis kategori bergengsi “Jaksa Tangguh dalam Pemberantasan Korupsi”, menempatkannya di ambang penghargaan tertinggi bagi aparat penegak hukum di tanah air.
![]()
Penjurian Ketat, Dewan Pakar Kredibel
Proses penilaian Adhyaksa Awards 2025 berlangsung melalui serangkaian rapat pleno panjang dan seleksi mendetail. Dewan Pakar beranggotakan tokoh kredibel seperti Ketua Komisi Kejaksaan RI Prof. Pujiyono Suwadi, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Dede Indra Permana Soediro, pakar hukum pidana Universitas Brawijaya Fachrizal Afandi, Koordinator MAKI Boyamin Saiman, serta Pemimpin Redaksi detikcom Alfito Deannova Gintings. “Rekam jejak menjadi kunci. Kami menilai dokumen, paparan profil, dan masukan masyarakat untuk memastikan kandidat yang terpilih benar-benar bersih dan berintegritas,” tegas Fachrizal.
Senada, Alfito menambahkan bahwa penjurian dilakukan “menyeluruh dan teliti” agar pemenang benar-benar layak menjadi teladan nasional.

Jejak Emas Roberth Lambila
Nama Roberth Lambila bukan sosok asing dalam pemberantasan korupsi. Lahir di Kupang, ia dikenal sebagai jaksa yang memadukan ketegasan hukum dengan kepedulian sosial.
Saat memimpin Kejari Timor Tengah Utara (TTU), ia menuntaskan kasus besar seperti korupsi alat kesehatan RSUD Kefamenanu senilai Rp 2,7 miliar dan berbagai perkara dana desa.
Ia juga mendirikan dua sekolah di pelosok Lanaus dan Susulaku, menegaskan visinya bahwa “keadilan bukan hanya menghukum, tetapi memberi harapan.”
Di Kejati NTT, Roberth pernah menjabat Kasi Penuntutan dan Kasi Penyidikan dengan torehan gemilang, yaitu menuntaskan sejumlah megakorupsi dan mengantar Kejati NTT dua kali berturut-turut meraih peringkat dua nasional dalam penanganan perkara korupsi. Ia pun di tahun 2015 dinobatkan sebagai jaksa terbaik nasional.
Di Kejati Maluku Utara, ia memimpin penyidikan kasus waterboom Ternate meski sempat menghadapi tekanan sosial hingga kantor kejaksaan dikepung massa. Prestasinya berlanjut ketika dipercaya memimpin Kejari Karanganyar pada Juni 2024.
Dalam empat bulan, ia berhasil mengantarkan institusinya meraih peringkat 1 nasional Kejari Tipe B dalam penanganan perkara korupsi, sebuah capaian yang diakui pada peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (HAKORDIA) 2024 di Gedung Merah Putih KPK.

Konsistensi Pemberantasan Korupsi di Karanganyar
Di bawah kepemimpinannya, Kejari Karanganyar kini menangani sedikitnya 18 perkara tindak pidana korupsi dengan 10 kasus sudah disidang, 7 segera masuk pengadilan, dan 1 tersangka berstatus DPO.
Kasus-kasus besar seperti dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan 2022–2023, penyalahgunaan aset desa, hingga proyek pembangunan Masjid Agung Madaniyah senilai Rp 101 miliar menunjukkan ketegasan Roberth. “Kami berkomitmen tidak memberi ruang bagi siapa pun yang berani menyalahgunakan anggaran negara. Semua diproses transparan, profesional, dan tuntas,” tegasnya.

Inspirasi dari Timur Indonesia
Bagi masyarakat NTT, kiprah Roberth adalah sumber inspirasi. Ia membuktikan bahwa putra daerah dari kawasan timur bisa menorehkan prestasi nasional berkat integritas dan kerja keras.
“Adhyaksa Awards ini bukan akhir, tetapi awal tanggung jawab lebih besar untuk menjaga marwah institusi,” ujarnya.
Malam puncak Adhyaksa Awards 2025 tak hanya menjadi ajang apresiasi, tetapi juga momentum menegaskan peran kejaksaan sebagai pengawal keadilan.
Publik menantikan apakah Dr. Roberth Jimmy Lambila akan keluar sebagai “Jaksa Tangguh dalam Pemberantasan Korupsi” dan mengukir sejarah baru bagi NTT.
Sebanyak 21 kandidat dari tujuh kategori akan dinilai hingga detik terakhir sebelum diumumkan pemenangnya malam ini. Acara dapat disaksikan melalui live streaming di tautan resmi adhyaksaawards.com. (bet)

- Esterina Nuswarjanti, S.H., Jaksa Ahli Madya Kejaksaan Negeri Yogyakarta
- Elsanaz Nadea, S.H, M.H., Kepala Subseksi Penuntutan, Eksekusi dan Eksaminasi Kejaksaan Negeri Purwakarta
- Kasmawati Saleh, S.KM., S.H., Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejaksaan Negeri Jeneponto
- Dr. Roberth Jimmy Lambila, S.H., M.H. Kepala Kejaksaan Negeri Karanganyar
- Dr. Muh. Asri Irwan, S.H., M.H., Koordinator Kejaksaan Tinggi Jambi
- Dr. Andri Zulfikar, S.H., M.H., Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Bantaeng
- Sahwal, S.H., Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejaksaan Negeri Sinjai
- Muhammad Rizki Harahap, S.H., M.H., Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Bintan
- Ryan Palasi, S.H., M.H., Koordinator Kejaksaan Tinggi Jambi
- Sutrisno Margi Utomo, S.H.,M.H., Kepala Kejaksaan Negeri Badung
- Hendryko Prabowo, S.H., Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Negeri Majene
- Arif Suhartono, S.H., M.H., Jaksa Madya Kejaksaan Tinggi Papua Barat
- Dr. Kusufi Esti Ridliani, S.H., M.H., Kepala Seksi D Bidang Tindak Pidana Umum Kejaksaan Tinggi Papua
- Arya Wicaksana, S.H, M.H., Kepala Kejaksaan Negeri Tapin
- Bambang Irawan, S.H, M.H., Kasi Datun Kejaksaan Negeri Kota Bandar Lampung
- Dr. Raden Rara Putri Ayu Priamsari, S.H., M.H., Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Negeri Kendal
- Dr. Henry Yoseph Kindangen, S.H., M.H., Konsul Kejaksaan KJRI Hong Kong
- Dr. Titin Herawati Utara, S.H., M.H., Kepala Kejaksaan Negeri Sumbawa Barat/ sekarang Kepala Kejaksaan Negeri Sukoharjo
- Agus Khausal Alam, S.H., M.H., Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Yapen/ sekarang Kepala Kejaksaan Negeri Tasikmalaya
- Boby Bintang Hasiholan Sigalingging, S.H., Kepala Subseksi Prapenuntutan Tindak Pidana Umum Kejaksaan Negeri Rote Ndao
- Muhammad Rafiqan, S.H., Kasubsi I Bidang Intelijen Kejaksaan Negeri Simeulue













