Jelang HUT Ke-61, Bank NTT Bersihkan Pasar dan Serahkan Bantuan Stunting

Jelang HUT Ke-61, Bank NTT Bersihkan Pasar dan Serahkan Bantuan Stunting

KUPANG, PENATIMOR – Puluhan karyawan Kantor Pusat Bank NTT melakukan kerja bakti membersihkan Pasar Kasih Naikoten 1, Sabtu (8/7/2023) pagi.

Kegiatan ini dalam rangka memperingati HUT ke-61 bank kebanggaan masyarakat NTT itu.

Selain bakti sosial bersih-bersih pasar, bank yang diawaki Dirut Alex Riwu Kaho itu juga memberikan 61 paket bantuan kepada anak penderita stunting.

Terpantau, aksi kebersihan ini tersebar di lima titik pada kompleks pasar terbesar di Kota Kupang itu.

Masing-masing lokasi ini dibersihkan oleh karyawan pada lima direktorat yang ada pada Kantor Pusat Bank NTT.

Seperti karyawan Direktorat TI & Operasional yang membersihkan wilayah Jalan El Tari sampai depan kantor lama Pos Kupang yang merupakan akses jalan masuk-keluar pasar tersebut.

Kemudian karyawan Direktorat Kredit membersihkan lokasi jalan masuk pasar dari arah Hotel Sylvia hingga jalan sepanjang pasar.

Karyawan Direktorat Dana membersihkan jalan masuk pasar dari Jalan Soeharto sampai ke parkiran dalam pasar.

Tidak ketinggalan karyawan pada Direktorat Utama membersihkan lokasi pada gedung pasar dan area sekitarnya.

Dan, karyawan Direktorat Kepatuhan membersihkan area jalan masuk-keluar pasar hingga pasar rombengan belakang Hotel Sylvia.

Setiap karyawan datang dengan membawa sapu dan peralatan pengangkut sampah untuk membersihkan area pasar.

Direktur Utama Bank NTT, Alex Riwu Kaho, mengatakan, kegiatan serupa juga dilakukan serentak oleh 23 kantor cabang Bank NTT.

Menurutnya, kegiatan tersebut sangat penting untuk menjaga wilayah Pasar Kasih tetap bersih, sehingga masyarakat lebih nyaman melakukan aktivitas jual beli.

Alex juga mengajak masyarakat agar bisa memanfaatkan sistem pembayaran secara non tunai.

Pelaku usaha juga bisa dengan mudah mendapatkan layanan Bank NTT.

Selain itu, dalam pelayanan perbankan, Alex sampaikan, Bank NTT juga sering menemukan adanya KTP yang tidak benar.

Untuk itu Alex mendorong pemerintah bisa memperhatikan administrasi kependudukan masyarakat, agar bisa diikutkan dalam sistem pelayanan perbankan berbasis teknologi.

“Demi pelayanan yang aman dan tidak menyusahkan masyarakat, kita bekerja sama dengan pemerintah. Kita akan kerja sama dengan PD Pasar, untuk memberi kredit ke pelaku usaha,” kata Alex.

“Sehingga momentum HUT ke-61, dengan hastag “Bank NTT Membumi”, merupakan refleksi secara internal dalam mendorong kebermanfaatan Bank NTT bagi kepentingan masyarakat,” lanjut dia.

Masih menurut Alex, Bank NTT menjadi pelopor ekonomi di NTT, dan oleh karena itu semua potensi yang ada di Bank NTT maupun mitra harus disinergikan dan digerakkan agar berkontribusi dalam pembangunan daerah ini.

“Secara internal, HUT ini sebagai refleksi, dan kami berkaca dari semua unsur kerja yang ada. Karena kemajuan pola pendidikan di generasi kerja, hal ini membuat pekerja jarang terlibat di tengah masyarakat yang potensi internal sangat mumpuni,” terang Alex.

Untuk itu, menurut Alex, potensi internal harus sejalan dengan potensi yang ada di sekitar, sehingga memberi kemakmuran bagi masyarakat.

Dan, kekuatan potensi ekonomi, berada di posisi menengah, karena kerja cerdas dan berani serta peduli akan berpengaruh dalam proses bisnis Bank NTT.

Karena dari temuan di tingkatan desa, saat ini memang diperlukan adanya kekuatan pembangunan jejaring. Dimana, Bank NTT perlu hadir mengintervensi titik ini sehingga layanan perbankan bisa digunakan dengan baik.

Diakuinya, banyak nasabah yang saat ini menjadi korban akibat rendahnya literasi keuangan di tengah era teknologi, dan seringkali membuat nasabah merugi.

Untuk itu, pihaknya terus berupaya mengedukasi masyarakat agar persoalan serupa tidak terjadi lagi.

Sementara, Dominggus Mata Hine, salah satu orangtua penerima bantuan stunting, berterima kasih atas bantuan bagi anaknya.

Ia mengaku tak menyangka bisa mendapat program bantuan stunting yang disalurkan oleh Bank NTT.

“Semoga Bank NTT ke depan lebih bagus, lebih maju dan jaya, untuk kemajuan NTT,” harap Dominggus. (wil)

error: Content is protected !!