Bocah Tewas Tersengat Listrik, Dapur Warga Ludes Terbakar

Bocah Tewas Tersengat Listrik, Dapur Warga Ludes Terbakar

KUPANG, PENATIMOR — Tragedi mengenaskan menggegerkan warga di Kecamatan Amfoang Barat Laut, Kabupaten Kupang, Senin (8/9/2025) petang. Rena Trinanda Aikas (6), bocah asal Dusun IV Desa Soliu, tewas setelah tersengat arus listrik di dapur rumah kerabatnya di Desa Timau.

Wakapolsek Amfoang Utara Ipda Hironimus Neni, S.H., menjelaskan, insiden terjadi sekitar pukul 18.00 WITA. Saat itu listrik di rumah tiba-tiba padam. Dua saksi, Salmun Sabneno (69) dan Landina B. Sabneno (40), mendengar suara aneh dari dapur. Mereka segera mengecek dan mendapati Rena tergeletak di lantai, tepat di dekat terminal listrik berwarna putih dengan kabel terbuka tanpa colokan.

“Saksi berteriak meminta pertolongan warga. Korban langsung dibawa ke Puskesmas Soliu menggunakan mobil warga. Namun setelah diperiksa, korban dinyatakan meninggal dunia,” ungkap Ipda Hironimus.

Hasil pemeriksaan medis menemukan luka lecet di telapak tangan kiri, menguatkan dugaan Rena menyentuh kabel terbuka yang terhubung dengan terminal listrik di atas meja. Polisi menilai musibah ini dipicu kurangnya pengawasan orang dewasa dan instalasi listrik yang tidak aman. Polisi bergerak cepat mengamankan TKP, memeriksa instalasi, dan mengumpulkan keterangan saksi. Pihak keluarga pun menerima kejadian sebagai musibah dan menolak autopsi. Jenazah kemudian disemayamkan di rumah duka di Dusun IV Desa Soliu.

Melalui Bhabinkamtibmas, polisi mengingatkan masyarakat untuk memakai stop kontak dan terminal listrik yang aman, menghindari penggunaan kabel terbuka tanpa colokan, memberi edukasi bahaya listrik pada anak-anak, serta selalu mengawasi anak saat berada di dekat sumber listrik. “Jika terjadi sengatan listrik, segera putus arus dan cari pertolongan medis,” tegas Ipda Hironimus.

Kebakaran Dapur Bambu di Amfoang Utara, Kerugian Rp6 Juta

Hanya beberapa hari setelah tragedi sengatan listrik, musibah lain melanda Desa Afoan, Kecamatan Amfoang Utara, Kamis (11/9/2025) pagi. Dapur rumah berukuran 5×7 meter milik petani Seprianus Laazar Bani (60) ludes dilalap api. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian diperkirakan mencapai Rp6 juta.

Bocah Tewas Tersengat Listrik, Dapur Warga Ludes Terbakar

Kapolsek Amfoang Utara Iptu Valentinus M. Beribe, S.H., mengatakan kebakaran diduga akibat tungku api yang lupa dimatikan setelah memasak air. Saat kejadian, rumah sedang kosong karena pemilik dan anggota keluarga keluar sejak pagi. Warga berusaha memadamkan api, tetapi angin kencang dari arah laut membuat api cepat merambat. Personel Polsek Amfoang Utara bersama Babinsa Desa Afoan turun ke lokasi untuk mengecek TKP dan mengumpulkan keterangan.

Sejumlah barang habis terbakar, termasuk padi dua karung, jagung empat ikat, perabotan rumah tangga, dan peralatan dapur. “Kami mengimbau warga agar selalu memastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan rumah,” ujar Kapolsek Valentinus.

Dua peristiwa tragis di Amfoang ini menjadi peringatan penting bagi masyarakat untuk selalu waspada. Keamanan instalasi listrik dan kewaspadaan terhadap api dapur harus menjadi prioritas, demi mencegah kehilangan yang tak tergantikan. (mel)

error: Content is protected !!