Putra Timor Amarasi Robert Tacoy Dipromosi jadi Kajati Maluku Utara

JAKARTA, PENATIMOR – Salah satu jaksa senior terbaik asal NTT, Roberthus Melchisedek Tacoy, S.H., M.H., resmi mendapat promosi jabatan sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Maluku Utara.

Penunjukan putra berdarah Timor Amarasi, Kabupaten Kupang, itu bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan bentuk penghargaan atas dedikasi, integritas, kepemimpinan, dan rekam jejak panjangnya dalam mengemban berbagai amanah strategis di lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia.

Setelah bertahun-tahun mengabdi di berbagai daerah dan satuan kerja penting, Roberthus kini dipercaya memimpin Kejaksaan Tinggi Maluku Utara dengan tanggung jawab memperkuat penegakan hukum, pemberantasan korupsi, serta menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Kejaksaan.

Promosi tersebut sekaligus menjadi kebanggaan bagi masyarakat NTT. Di tengah persaingan yang ketat di lingkungan Korps Adhyaksa, putra daerah dari bumi Flobamora kembali membuktikan kualitasnya hingga dipercaya menduduki salah satu jabatan paling strategis di institusi Kejaksaan.

Sebelum dipercaya sebagai Kajati Maluku Utara, Roberthus menjabat Direktur E pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum (Jampidum) Kejaksaan Agung RI, jabatan yang memiliki peran penting dalam merumuskan kebijakan, koordinasi, serta pengendalian penanganan perkara pidana umum di tingkat nasional.

Posisi Direktur E Jampidum yang ditinggalkannya kini akan diisi oleh Sugiyanta, S.H., M.H., yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan.

Karier pria yang akrab disapa Robert Tacoy merupakan potret perjalanan panjang seorang jaksa yang ditempa melalui berbagai penugasan strategis di sejumlah daerah hingga akhirnya dipercaya mengisi jabatan penting di Kejaksaan Agung.

Sebelum menduduki posisi Direktur E Jampidum, ia pernah dipercaya menjabat Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Papua. Bahkan, dalam periode tertentu, ia merangkap sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, sebuah amanah yang hanya diberikan kepada pejabat yang dinilai memiliki kemampuan kepemimpinan, pengalaman, dan integritas tinggi.

Kemudian, Roberthus juga pernah mengemban tugas sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, salah satu wilayah hukum terbesar di Indonesia Timur.

Di lingkungan Kejaksaan Agung, kariernya terus menanjak, yaitu dipercaya memegang jabatan Direktur E Jampidum.

Sebelumnya lagi, ia pernah menjabat Koordinator pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel).

Selama mengabdi di Korps Adhyaksa, Robert telah mengisi berbagai posisi penting yang memperkaya pengalaman dan kapasitas kepemimpinannya.

Di antaranya pernah menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Belu, Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Lampung, Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Utara, Asisten Tindak Pidana Umum Kejati DKI Jakarta, dan Asisten Intelijen Kejati DKI Jakarta.

Pengalaman yang sangat lengkap tersebut menjadikan Roberthus dikenal sebagai sosok jaksa yang memiliki kompetensi di bidang intelijen, pidana umum, pidana khusus, manajemen organisasi, hingga kepemimpinan di tingkat wilayah.

Bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur, nama Roberthus Melchisedek Tacoy bukanlah nama baru. Putra Baun, Amarasi Barat, Kabupaten Kupang, itu telah lama dikenal sebagai salah satu figur yang berhasil meniti karier secara konsisten di lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia.

Promosi menjadi Kajati Maluku Utara semakin mempertegas bahwa sumber daya manusia asal NTT mampu bersaing di tingkat nasional dan memperoleh kepercayaan untuk memimpin institusi penegak hukum.

Jejak karier Roberthus juga mengingatkan publik pada seniornya sesama putra NTT, Herman D.M. Lose Da Silva, S.H., yang sebelumnya juga pernah dipercaya memimpin Kejaksaan Tinggi Papua.

Kini, estafet kepemimpinan putra-putra terbaik NTT di Korps Adhyaksa kembali berlanjut melalui penunjukan Roberthus sebagai Kajati Maluku Utara, dan juga Herry Hermanus Horo, S.H., putra Sumba yang baru saja mendapat promosi jabatan sebagai Kajati Banten.

Dengan pengalaman panjang menangani perkara pidana umum, pidana khusus, intelijen, hingga memimpin satuan kerja di berbagai daerah, Robert diharapkan mampu membawa Kejaksaan Tinggi Maluku Utara semakin profesional, modern, humanis, serta semakin dipercaya masyarakat dalam menjalankan tugas penegakan hukum.

Promosi ini bukan hanya menjadi capaian pribadi Roberthus Melchisedek Tacoy, tetapi juga menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Kupang dan seluruh Nusa Tenggara Timur. Kepercayaan yang kembali diberikan Jaksa Agung kepada putra daerah NTT menjadi bukti bahwa integritas, kompetensi, dan dedikasi akan selalu menemukan ruang untuk mengabdi pada bangsa dan negara melalui Korps Adhyaksa. (bet)