KUPANG, PENATIMOR – Tim Buru Sergap (Buser) Polres Manggarai Barat mengamankan lima pelaku tindak pidana penganiayaan dengan senjata tajam terhadap pelajar.
Para pelaku yang diamankan berinisial AP (21), HI (19), MF (17), F (20) yang adalah warga Kabupaten Manggarai Barat. Sedangkan satu pelaku berinisial AI (19) merupakan warga Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, NTB. Satu pelaku lainnya masih buron.
Kelima pelaku diamankan tim Buser Polres Mabar dipimpin Aipda Marianus Demon Hada, S.Sos., pada Minggu (26/2/2023) malam.
Kasus ini sesuai laporan polisi Nomor LP/B/36/II/2023/SPKT/Polres Manggarai Barat/Polda NTT, tanggal 26 Februari 2023.
Kapolres Manggarai Barat AKBP Felli Hermanto yang dikonfirmasi awak media pada Senin (27/2/2023) siang, membenarkan penangkapan lima pelaku tesebut.
Menurut Kapolres, sebelumnya pada Minggu (26/2/2023) siang, pihaknya telah mengamankan 11 orang pria yang diduga kuat melakukan tindak pidana penganiayaan di wilayah hukum Polres Manggarai Barat.
Dari 11 pria yang diamankan dan dinterogasi pihak penyidik, lima orang yang terlibat langsung dalam kasus tersebut langsung ditahan.
“Kasus tidak pidana penganiayaan itu mengakibatkan lima warga jadi korban, dan mengalami luka-luka,” sebut Kapolres.
Kelima korban berinisial AS (17), CS (17), MFY (16), VD (18), dan EHJ (16) yang berstatus pelajar dan juga warga Manggarai Barat.
Awalnya, kelima korban dan teman-temannya pulang dari acara ulang tahun di kompleks bandara, Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat.
Mereka menggunakan mobil dump truck melewati Kampung Ujung. Saat tiba di pertigaan ke arah Puskesmas, mobil dump truck tersebut macet.
Namun saat itu ada sekelompok orang yang tidak dikenal melempar dengan menggunakan batu ke arah mobil dump truck yang ditumpangi para korban dan teman-teman.
Lalu para korban bersama teman-teman nya turun dari mobil, dan tiba-tiba ada orang yang tidak dikenal mengeluarkan parang dan langsung menghajar dan menebas para korban.
“Akibat dari tebasan parang para pelaku tersebut, kelima korban mengalami luka robek,” jelas Kapolres.
Mendapatkan laporan tersebut, Tim Buser bersama piket SPKT Polres Manggarai Barat langsung mendatangi TKP dan menginterogasi sejumlah saksi.
Tidak butuh waktu lama, Tim Buser berhasil mendapatkan informasi bahwa para terduga pelaku berada di seputaran kampung Nggorang dan Marombok, Manggarai Barat.
Setelah memastikan keberadaan para terduga pelaku, Tim Buser langsung mengamankan para terduga pelaku di beberapa tempat berbeda.
“Saat ini para terduga pelaku sudah diamankan di Polres Manggarai Barat untuk diinterogasi lebih lanjut. Kami juga mengamankan barang bukti berupa satu buah parang yang digunakan terduga pelaku AP untuk membacok para korban,” tutup Kapolres Manggarai Barat. (wil)













