RUPS Bank NTT Pilih Pemimpin dengan Reputasi Nasional, Direksi dan Komisaris Diisi Eks BI hingga Bank Jatim

RUPS Bank NTT Pilih Pemimpin dengan Reputasi Nasional, Direksi dan Komisaris Diisi Eks BI hingga Bank Jatim

KUPANG, PENATIMOR – Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Nusa Tenggara Timur atau Bank NTT Tahun Buku 2024 berlangsung penuh dinamika dan intensitas tinggi.

Rapat yang digelar di Aula Kantor Gubernur NTT sejak Rabu sore (14/5/2025) baru berakhir Kamis dini hari pukul 02.00 WITA, menghasilkan keputusan penting terkait penetapan calon direksi dan komisaris baru yang akan diusulkan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

RUPS LB ini dihadiri langsung oleh Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena (MLL) selaku Pemegang Saham Pengendali (PSP), serta seluruh kepala daerah dari 22 kabupaten/kota di NTT sebagai pemegang saham Seri A dan B.

Rapat yang berlangsung secara maraton ini menjadi tonggak sejarah baru dalam upaya reformasi manajemen dan tata kelola Bank NTT.

“Kami sepakat bahwa Bank NTT tidak boleh lagi dikelola dengan pendekatan birokratis apalagi politis. Direksi dan komisaris harus murni dari kalangan profesional perbankan yang memiliki reputasi dan rekam jejak baik, agar mampu menjaga kesehatan bank dan memperkuat perekonomian daerah,” tegas Gubernur Melki dalam konferensi pers usai RUPS.

Seleksi Ketat dan Transparan, Melibatkan OJK Sejak Awal

Gubernur Melki menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi dijalankan secara ketat oleh Komite Remunerasi dan Nominasi (KRN) Bank NTT dengan prinsip kehati-hatian dan akuntabilitas tinggi.

Dari 27 kandidat yang mendaftar — terdiri dari 13 calon direksi dan 11 calon komisaris — hanya nama-nama yang memenuhi syarat administratif dan etik yang diajukan ke RUPS.

“Rapat ini berlangsung cukup alot karena kami meminta KRN memberikan laporan menyeluruh soal proses seleksi, latar belakang, dan rekam jejak para calon. Bahkan sempat terjadi kebuntuan dan saya harus menghubungi langsung Kepala OJK untuk memastikan semua keputusan tetap dalam koridor regulasi,” ujarnya.

Konsolidasi Pasca-Penetapan: Fokus Susun Roadmap Bisnis

Gubernur Melki menegaskan bahwa proses tidak berhenti pada pengusulan nama-nama tersebut ke OJK untuk menjalani fit and proper test.

Setelah mendapatkan penetapan resmi, jajaran direksi baru diminta untuk segera melakukan konsolidasi strategis dengan seluruh pemegang saham.

“Kami minta dalam waktu dekat setelah penetapan, para direksi baru segera bertemu kembali dengan pemegang saham. Tujuannya menyusun roadmap bisnis Bank NTT lima tahun ke depan yang berfokus pada penguatan permodalan, digitalisasi layanan, efisiensi operasional, dan peningkatan kontribusi terhadap pembangunan daerah,” ujar Gubernur.

Kehadiran Kepala Daerah Simbol Soliditas dan Kesepahaman Kolektif

Seluruh kepala daerah kabupaten/kota hadir secara langsung dalam rapat tersebut, menunjukkan keseriusan dan kekompakan pemegang saham dalam mengawal transformasi Bank NTT.

Di antaranya yang hadir dalam jumpa pers usai RUPS LB yakni Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo, Bupati Kupang Yosep Lede, Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago, Bupati Sumba Barat Daya Ratu Ngadu Bonu Wulla, Bupati Malaka dr. Stefanus Bria Seran, Bupati Belu Willybrodus Lay, dan Bupati Manggarai Heribertus G.L. Nabit.

Kehadiran seluruh kepala daerah ini menandakan semangat kolektif untuk membenahi Bank NTT sebagai milik bersama rakyat NTT. Kami ingin Bank NTT menjadi pionir pembangunan ekonomi daerah yang sehat, kredibel, dan inovatif.

Misi Baru: Bank NTT yang Profesional, Transparan dan Tangguh

RUPS LB Bank NTT tahun ini tak hanya menghasilkan nama-nama baru, namun juga menandai komitmen baru seluruh pemegang saham untuk membawa Bank NTT menuju arah yang lebih profesional dan transparan. Dengan tim manajemen yang berasal dari dunia perbankan nasional dan daerah, diharapkan Bank NTT mampu bersaing di tengah dinamika industri keuangan yang makin kompleks.

Langkah ini sekaligus menjawab tantangan reformasi tata kelola BUMD, serta dorongan untuk menjadikan Bank NTT sebagai penggerak utama pembangunan ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan. (bet)

Daftar Lengkap Calon Direksi dan Komisaris Bank NTT

Calon Direksi:

Direktur Utama: Charlie Paulus, Yohanis Landu Praing

Direktur Operasional dan SDM: Yohanis Landu Praing, Rahmat Saleh Bobby

Direktur Kredit: Alo Geong

Direktur Informatika dan Teknologi: Sonny Pelokila

Direktur Kepatuhan: Revi (perwakilan dari Bank Jatim)

Direktur Treasury dan Keuangan: Heru (perwakilan dari Bank Artha Graha)

Direktur Dana: Siti Aksa

Calon Komisaris:

Komisaris Utama: Donny H. Heatubun (mantan Kepala BI Perwakilan NTT)

Komisaris Independen: Frans Gana (diangkat kembali), Eko Setiabudi, Yosef Jiwadeloe

Komisaris Independen Tambahan: Perwakilan dari Bank Jatim (dalam proses finalisasi)

error: Content is protected !!