Derby Lamaholot Panaskan Malam di Stadion Oepoi, Persebata Lembata Bungkam Persap Alor 2-0, Melaju ke Babak 8 Besar

Derby Lamaholot Panaskan Malam di Stadion Oepoi, Persebata Lembata Bungkam Persap Alor 2-0, Melaju ke Babak 8 Besar

KUPANG, PENATIMOR“Kita deng kita saja jadi!” Seruan penuh semangat ini bergema lantang di tribun utama Stadion Oepoi, Kupang, Kamis (31/7/2025) malam.

Laga sarat gengsi bertajuk Derby Lamaholot antara Persebata Lembata dan Persap Alor menjadi sajian pamungkas Grup D dalam lanjutan Piala Gubernur NTT Soeratin Cup U-17 Tahun 2025.

Dalam duel yang mempertemukan dua tim ini, Persebata yang tampil mengenakan jersey berwarna biru-biru bertuliskan KAMPAR Lembata (KAMPAR: Kampung Alor), tampil gemilang dan menang meyakinkan dengan skor 2-0, sekaligus mengamankan satu tempat di babak 8 besar.

Ya, memang kali ini, KAMPAR FC Lembata yang didaulat membawa panji Persebata di ajang Piala Gubernur NTT Soeratin Cup U-17 Tahun 2025.

Pertandingan ini tak sekadar tentang perebutan poin, melainkan tentang harga diri, kebanggaan daerah, dan persaingan sportif antar anak-anak muda dari dua kabupaten di wilayah Solor Watan Lema atau Lamaholot: Lembata dan Alor. Sorak-sorai para pendukung di tribun hingga aura tegang jelang laga menjadi bukti bahwa ini bukan sekadar pertandingan biasa.

Derby Lamaholot Panaskan Malam di Stadion Oepoi, Persebata Lembata Bungkam Persap Alor 2-0, Melaju ke Babak 8 Besar Derby Lamaholot Panaskan Malam di Stadion Oepoi, Persebata Lembata Bungkam Persap Alor 2-0, Melaju ke Babak 8 Besar Derby Lamaholot Panaskan Malam di Stadion Oepoi, Persebata Lembata Bungkam Persap Alor 2-0, Melaju ke Babak 8 Besar Derby Lamaholot Panaskan Malam di Stadion Oepoi, Persebata Lembata Bungkam Persap Alor 2-0, Melaju ke Babak 8 BesarDerby Lamaholot Panaskan Malam di Stadion Oepoi, Persebata Lembata Bungkam Persap Alor 2-0, Melaju ke Babak 8 Besar Derby Lamaholot Panaskan Malam di Stadion Oepoi, Persebata Lembata Bungkam Persap Alor 2-0, Melaju ke Babak 8 Besar

 

Tensi Tinggi Sejak Awal, Persebata Langsung Tancap Gas

Persebata Lembata, yang mengusung misi wajib menang untuk lolos, langsung menggebrak sejak menit awal.

Anak-anak asuhan pelatih Gondez Langobelen tampil agresif dan percaya diri.

Trio lini tengah — Gusti, Ikram, dan Pirlo — menjadi motor serangan, memainkan bola dari kaki ke kaki dengan pola permainan yang rapi dan variatif.

Di lini depan, kecepatan Dede, Ridho, dan mesin gol Christ Wada alias King Polo terus meneror pertahanan Persap.

Sementara itu, Persap Alor yang hanya membutuhkan hasil imbang, lebih memilih bermain aman dengan mengandalkan formasi defensif. Namun bukan berarti tanpa perlawanan.

Beberapa kali, mereka mampu menciptakan peluang lewat serangan balik cepat yang digalang oleh lini tengah dan sayap kanan.

Pertahanan Persebata yang dikawal ketat kapten Marco Atapukan, dibantu duet Putra Leuweheq, Daniel alias Ivan, dan juga Fito, tampil solid dan disiplin. Mereka mampu membendung gelombang serangan Persap.

Babak pertama pun berakhir imbang 0-0, dengan statistik penguasaan bola lebih banyak dikuasai oleh tim Sembur Paus Persebata.

Derby Lamaholot Panaskan Malam di Stadion Oepoi, Persebata Lembata Bungkam Persap Alor 2-0, Melaju ke Babak 8 Besar

Babak Kedua, Persap Kehilangan Ritme

Memasuki babak kedua, Persebata langsung menaikkan tempo permainan. Kesadaran bahwa hanya kemenangan yang bisa menyelamatkan langkah mereka membuat intensitas permainan meningkat drastis.

Beberapa pergantian taktis dilakukan pelatih Gondez untuk meningkatkan daya dobrak timnya, sementara Persap mulai melakukan rotasi pemain bertahan untuk menjaga kedalaman skuad.

Akhirnya, tekanan tiada henti dari Persebata membuahkan hasil. Menit ke-60, sebuah kemelut terjadi di kotak penalti Persap setelah serangan dari sisi kiri yang dibangun Ikram dan Dede.

Bola liar jatuh di kaki Pirlo, gelandang enerjik bernomor punggung 21, yang langsung melepaskan tembakan keras. Bola meluncur deras ke sisi kanan gawang tanpa mampu dijangkau kiper Persap. Gol! Persebata unggul 1-0 dan atmosfer di tribun pun bergemuruh.

Derby Lamaholot Panaskan Malam di Stadion Oepoi, Persebata Lembata Bungkam Persap Alor 2-0, Melaju ke Babak 8 Besar

Unggul satu gol tak membuat Persebata mengendur. Sebaliknya, mereka makin percaya diri dan terus mendominasi permainan.

Tensi pertandingan semakin meningkat dan saling jual beli serangan. Beberapa peluang tercipta yang coba dibangun oleh barisan depan pasukan Nusa Kenari namun selalu dimentahkan lewat aksi gemilang Marsel sang penjaga gawang Persebata Lembata.

Pada menit ke-64, gol kedua tercipta. Christ Wada, sang King Polo, menerima umpan terobosan dari Gusti, mengecoh dua pemain belakang Persap, dan dengan tenang pemain bernomor punggung 9 ini menaklukkan kiper lewat penyelesaian klinis. Skor berubah menjadi 2-0 untuk Persebata.

Derby Lamaholot Panaskan Malam di Stadion Oepoi, Persebata Lembata Bungkam Persap Alor 2-0, Melaju ke Babak 8 Besar

Tak lama berselang, Persebata mendapat hadiah penalti setelah pelanggaran keras terjadi di kotak terlarang. Gusti yang maju sebagai eksekutor gagal menambah keunggulan setelah sepakannya ditepis kiper Persap, namun skor 2-0 tetap bertahan hingga laga usai.

Hasil ini membuat Grup D menjadi grup paling ketat. Tiga tim mengakhiri fase grup dengan poin yang sangat berdekatan.

BMP Flotim keluar sebagai juara grup dengan 8 poin (2 menang, 2 imbang). Sementara, Persebata Lembata menempati posisi runner-up dengan 7 poin (2 menang, 1 seri, 1 kalah).

Persap Alor juga mengoleksi 7 poin, namun kalah head-to-head dari Persebata sehingga harus tersingkir secara dramatis.

Derby Lamaholot Panaskan Malam di Stadion Oepoi, Persebata Lembata Bungkam Persap Alor 2-0, Melaju ke Babak 8 Besar

Meski gagal melangkah ke babak selanjutnya, Persap Alor tetap tampil terhormat dan sportif sepanjang turnamen. Para pemain muda Nusa Kenari menunjukkan kualitas dan semangat juang tinggi, membuktikan bahwa Alor tetap menjadi salah satu gudang talenta sepak bola NTT.

Sementara, Persebata Lembata akan melakoni laga lanjutan di babak 8 besar melawan PS Malaka pada Sabtu (2/8/2025) pukul 15.30 WITA.

Derby Lamaholot Panaskan Malam di Stadion Oepoi, Persebata Lembata Bungkam Persap Alor 2-0, Melaju ke Babak 8 Besar

Sepak Bola Sebagai Pemersatu: Rivalitas 90 Menit, Persaudaraan Selamanya

Usai laga, pelatih dan pemain dari kedua tim saling berpelukan, menunjukkan bahwa rivalitas hanya berlangsung selama 90 menit di lapangan. Di luar itu, mereka tetap satu saudara dalam semangat Lamaholot dan sepak bola NTT.

Manajer Persebata, Yonas Magang Sauw, yang juga merupakan putra asli Nusa Kenari, mengatakan dengan penuh semangat, “Kami datang bukan untuk berseteru, tetapi untuk bertanding secara terhormat. Rivalitas ini mendewasakan anak-anak kita. Apapun hasilnya, kita tetap bersaudara. Sepak bola harus jadi pemersatu, bukan pemecah.”

Derby Lamaholot Panaskan Malam di Stadion Oepoi, Persebata Lembata Bungkam Persap Alor 2-0, Melaju ke Babak 8 Besar

Laga malam itu bukan sekadar pertandingan, tetapi simbol dari kekuatan persaudaraan, semangat juang, dan harapan besar akan masa depan sepak bola NTT yang bersih, sportif, dan membanggakan.

Semoga perjuangan anak-anak muda Lamaholot ini bisa menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya untuk terus membawa nama daerah ke level nasional. “Kita deng kita saja jadi!”. (mel)

error: Content is protected !!