74 Atlet NTT Siap Bersaing di POPNAS 2025, 27 Atlet Difabel Berlaga di PEPARPENAS

74 Atlet NTT Siap Bersaing di POPNAS 2025, 27 Atlet Difabel Berlaga di PEPARPENAS

KUPANG, PENATIMOR — Semangat juang dan tekad pantang menyerah kembali menggelora dari Bumi Flobamorata.

Sebanyak 101 kontingen asal Nusa Tenggara Timur (NTT) resmi dilepas untuk berlaga di Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XVII dan Pekan Paralimpik Pelajar Nasional (PEPARPENAS) XI tahun 2025 yang akan digelar di Jakarta pada 1–10 November 2025.

Pelepasan kontingen berlangsung penuh khidmat di Ruang Rapat Gubernur NTT, dipimpin oleh Sekretaris Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi NTT, Karel Muskanan, S.Sos., M.Si., dan dihadiri langsung oleh Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, serta Asisten III Setda Provinsi NTT, Samuel Halundaka.

Dalam laporannya, Karel Muskanan menyampaikan apresiasi terhadap seluruh atlet, pelatih, dan official yang telah menunjukkan kesiapan maksimal untuk membawa nama baik daerah di kancah olahraga pelajar paling bergengsi di Indonesia.

“Kami bersyukur karena atas penyertaan Tuhan, kontingen NTT siap berpartisipasi pada POPNAS XVII dan PEPARPENAS XI di Jakarta. Mohon dukungan dari seluruh masyarakat agar para atlet dapat bertanding dengan semangat dan menjunjung tinggi sportivitas,” ujar Karel penuh harap.

Pada ajang POPNAS XVII, NTT akan menurunkan 67 atlet terbaik yang akan bertanding di 10 cabang olahraga, didukung 22 pelatih, 13 official/manager, serta 5 tim pendamping.

Cabang olahraga yang diikuti NTT meliputi Angkat Besi (1 atlet), Atletik (6 atlet), Karate (2 atlet), Pencak Silat (4 atlet), Senam Artistik (2 atlet), Sepak Bola (18 atlet), Tinju (11 atlet), Taekwondo (12 atlet), Tenis Meja (4 atlet), dan Wushu (4 atlet).

Kontingen ini akan diperkuat oleh Chef de Mission (CdM), wakil CdM, manajer tim, dan bendahara kontingen, yang memastikan seluruh kebutuhan teknis dan nonteknis terpenuhi selama ajang berlangsung.

Sementara itu, PEPARPENAS XI yang digelar pada 5–8 November 2025 di Stadion Atletik Rawamangun, Jakarta Selatan, akan diikuti oleh 27 orang kontingen NTT yang terdiri atas 11 atlet, 2 pelatih, 8 official/manager, dan 5 pendamping.

NTT hanya mengikuti 1 cabang olahraga, yakni Para Atletik, namun dengan target besar yaitu tampil optimal dan membawa pulang medali untuk daerah.

Dalam arahannya, Gubernur Emanuel Melkiades Laka Lena memberi motivasi yang menggugah hati seluruh atlet muda NTT.

“Titipan saya cuma satu saja, bawa diri dengan baik di sana. Tampilkan seluruh yang sudah dilatih dengan baik. Apapun yang diperoleh di sana itu sudah yang terbaik dan perjuangkan sampai titik terakhir. Jangan pernah menyerah sebelum di titik terakhir memang kita sudah dinyatakan kalah,” tegas Gubernur.

“Dalam olahraga itu, yang paling menentukan bukan sekadar skill, tapi semangat pantang menyerah sampai di titik terakhir,” tambahnya menegaskan nilai juang khas anak NTT.

Sementara itu, Asisten III Setda Provinsi NTT, Samuel Halundaka, menegaskan bahwa keikutsertaan NTT dalam POPNAS kali ini juga menjadi ajang pembinaan jangka panjang menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028, yang akan digelar di NTT dan NTB.

“Kita berharap adik-adik peserta POPNAS ini nantinya juga disiapkan untuk mengikuti PON 2028 di NTT dan NTB,” ujarnya.

Dengan semangat Flobamorata yang menyala, para atlet muda NTT bertekad mengharumkan nama daerah di pentas nasional. Dukungan masyarakat, kerja keras pelatih, dan restu para pemimpin daerah menjadi kekuatan moral yang besar bagi kontingen untuk membawa pulang prestasi gemilang dari Jakarta.

“Dari Timur, untuk Indonesia. Dari NTT, untuk kejayaan olahraga pelajar Tanah Air.”(bet)

error: Content is protected !!