Tinjau Longsor Takari, Kapolda Beri Bingkisan Sosial kepada Pengguna Jalan, Kerahkan 120 Personel

Tinjau Longsor Takari, Kapolda Beri Bingkisan Sosial kepada Pengguna Jalan, Kerahkan 120 Personel

KUPANG, PENATIMOR – Kapolda NTT Irjen Pol. Drs. Johni Asadoma, M.Hum., meninjau langsung lokasi bencana tanah longsor di Kelurahan Takari, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang, Kamis (23/2/2023).

Kehadiran Kapolda NTT ini didampingi Irwasda Polda NTT dan sejumlah pejabat utama Polda NTT.

Sebagaimana diketahui, bencana longsor ini terjadi di kilometer 72 dari arah Kota Kupang.

Tinjau Longsor Takari, Kapolda Beri Bingkisan Sosial kepada Pengguna Jalan, Kerahkan 120 Personel

Bencana tanah longsor yang memutus jalan Trans Timor ini terjadi sekira pukul 20.00 Wita pada Jumat (17/2), dan berlangsung hingga Sabtu (18/2) dini hari sekira pukul 02.00 Wita.

Kedatangan Kapolda NTT di lokasi longsor ini guna memantau secara dekat bencana yang terjadi serta memberikan dukungan moril terhadap masyarakat yang terdampak.

Kapolda NTT bersama rombongan menyempatkan mengunjungi tokoh agama RD. Beatus Ninu, PR., di Gereja Sta. Maria Bunda Orang Miskin Desa Noelmina, Kecamatan Takari, dan bertemu serta berdialog dengan Uskup Agung Kupang Mgr. Petrus Turang.

Tinjau Longsor Takari, Kapolda Beri Bingkisan Sosial kepada Pengguna Jalan, Kerahkan 120 Personel

Jenderal bintang dua yang juga putra daerah NTT ini juga memberikan bingkisan sosial kepada masyarakat pengguna jalan.

Selain diberikan kepada masyarakat, bingkisan ini diserahkan kepada anggota yang ada di dua pos jaga.

Di sela-sela kegiatan tersebut, Kapolda NTT memantau langsung proses penataan jalur darurat.

Tinjau Longsor Takari, Kapolda Beri Bingkisan Sosial kepada Pengguna Jalan, Kerahkan 120 Personel

Saat memantau proses penataan jalur darurat, Kapolda NTT memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah membantu dalam menangani bencana longsor dan juga kepada para masyarakat yang memberikan lahannya untuk dijadikan jalur alternatif.

“Terima kasih kepada semua pihak yang sudah banyak membantu penanganan bencana ini diantaranya jajaran Pemerintah Provinsi NTT, Pemerintah Kabupaten Kupang, BPJN NTT, PMI, Camat, Lurah serta seluruh masyarakat yang sudah banyak membantu menangani bencana longsor sejauh ini. Semoga jalur alternatif ini dapat diselesaikan sesuai target sehingga membantu mempercepat kelancaran transportasi,” tandasnya.

Tinjau Longsor Takari, Kapolda Beri Bingkisan Sosial kepada Pengguna Jalan, Kerahkan 120 Personel

Harap Masyarakat Bersabar

Kapolda NTT Irjen Pol. Drs. Johni Asadoma, M.Hum., mengharapkan kepada seluruh warga masyarakat agar selalu bersabar dalam menghadapi buka tutup jalan alternatif di jalan Trans Timor Raya, Kelurahan Takari, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang, Tepatnya di Kilometer 72 dari arah Kota Kupang.

Saat memantau proses penataan jalur darurat, Kapolda NTT memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah membantu dalam menangani bencana longsor dan juga kepada para masyarakat yang memberikan lahannya untuk dijadikan jalur alternatif.

Tinjau Longsor Takari, Kapolda Beri Bingkisan Sosial kepada Pengguna Jalan, Kerahkan 120 Personel

“Jadi sementara ini berdasarkan analisa dari rekan-rekan Balai Jalan dan UPL untuk kecepatan transportasi kendaraan ini akan dibuat jalan alternatif, karena untuk membersihkan jalan ini butuh waktu lama dan juga jejak jalannya sendiri sudah hancur sehingga sangat menyulitkan, maka itu dibuatkan jalan alternatif baru untuk sementara waktu,” ungkap Kapolda.

 

 

Dikatakannya, untuk membuat Jalan Trans Timor kembali normal tentunya sangat membutuhkan waktu yang panjang, butuh penelitian lagi sehingga bisa berjalan seperti semula. Maka dibuat sistem buka tutup jalan yang mana dari arah kupang menuju arah TTS, TTU dan Belu akan dipersilahkan 10 kendaraan kemudian di tutup dan di persilahkan 10 kendaraan lagi dari arah berlawanan yang menuju Kupang.

Tinjau Longsor Takari, Kapolda Beri Bingkisan Sosial kepada Pengguna Jalan, Kerahkan 120 Personel

“Karena itu, kami memberikan sistem jalannya tutup buka. Sehingga transportasi bisa tetap jalan tetapi membutuhkan kesabaran masyarakat. Karena ini bisa menunggu berjam-jam, apalagi cuaca hujan seperti ini, berlumpur dan berair tentunya ini akan menjadi kendala tersendiri bagi masyarakat yang menggunakan kendaraan bermotor baik itu roda dua maupun roda empat,” terangnya.

“Jadi kami berharap kepada masyarakat untuk selalu bersabar dalam menghadapi buka tutup jalan ini,” Harapnya.

Tinjau Longsor Takari, Kapolda Beri Bingkisan Sosial kepada Pengguna Jalan, Kerahkan 120 Personel

Polda  NTT telah membentuk dua pos jaga yang dijaga oleh ratusan personel gabungan terdiri dari personel Polda NTT, Polres Kupang, Polresta Kupang Kota dan Polres TTS yang sudah stand by di lokasi longsoran guna memberikan bantuan kepada masyarakat serta menjaga keamanan dan ketertiban arus lalu lintas yang melintasi jalan darurat diatas longsoran tersebut.

“Ada 120 personel yang di standby di sini dalam melaksanakan kegiatan di sini yaitu pengaturan lalu lintas dan juga menjaga kemanan. Jangan sampai ada pihak yang memanfaatkan situasi sulit ini untuk kepentingan pribadi dan sebagainya. Polisi yang bertugas di sini 1×24 jam. Itulah tugas polisi yaitu melayani masyarakat. Berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tandasnya. (bet)

error: Content is protected !!