Rapor Tahun Pertama Melki–Johni: 80% Puas, 20% Kritik, Infrastruktur Jadi Ujian Tahun Kedua

Rapor Tahun Pertama Melki–Johni: 80% Puas, 20% Kritik, Infrastruktur Jadi Ujian Tahun Kedua

JAKARTA, PENATIMOR – Satu tahun kepemimpinan Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena dan Wakil Gubernur Johni Asadoma menuai apresiasi luas.

Hasil survei terbaru yang dirilis Voxpol Center Research & Consulting menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap duet Melki–Johni menembus angka 80,5 persen. Ini sebuah capaian signifikan di tahun pertama pemerintahan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Rilis survei yang digelar di Hotel Sofyan Cikini, Jakarta, Jumat (13/2/2026), mengungkapkan mayoritas warga NTT menilai kinerja pasangan kepala daerah ini berada di jalur yang tepat.

Direktur Eksekutif Voxpol, Pangi Syarwi Chaniago, menyatakan secara rinci bahwa 68,6 persen responden menyatakan puas, dan 11,9 persen menyatakan sangat puas terhadap kinerja satu tahun Melki–Johni.

“Angkanya 80,5 persen masyarakat puas dengan kinerja satu tahun Pak Melki dan Pak Johni,” ujar Pangi dalam paparan hasil survei.

Meski demikian, masih terdapat 19,5 persen responden yang menyatakan belum puas. Rinciannya, 18,4 persen mengaku tidak puas dan 1,1 persen sangat tidak puas.

“Masih ada yang tidak puas sekitar 19–20 persen kalau digabung,” tambahnya.

Infrastruktur Jalan Jadi Sorotan Utama

Survei yang dilaksanakan pada 5–14 Januari 2026 ini juga memotret aspirasi publik terhadap agenda prioritas pemerintah daerah. Perbaikan infrastruktur jalan menjadi tuntutan paling dominan.

Sebanyak 28,7 persen responden secara tegas meminta pemerintah provinsi memprioritaskan pembenahan jalan, terutama di wilayah-wilayah yang masih terisolasi dan rusak berat.

Selain itu, penyediaan air bersih menempati urutan kedua dengan 9,1 persen, disusul perhatian terhadap masyarakat kurang mampu sebesar 8,3 persen.

Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun tingkat kepuasan tergolong tinggi, masyarakat tetap berharap percepatan pembangunan infrastruktur dasar dan penguatan program kesejahteraan sosial.

Survei Voxpol dilakukan terhadap 800 responden yang tersebar di 22 kabupaten/kota se-NTT. Dengan margin of error sebesar 3,47 persen, survei ini diklaim merepresentasikan gambaran opini publik terhadap kinerja pemerintahan provinsi dalam satu tahun terakhir.

Capaian kepuasan di atas 80 persen menjadi modal politik dan sosial yang kuat bagi Melki–Johni untuk melanjutkan program pembangunan. Namun, tingginya ekspektasi publik, khususnya di sektor infrastruktur dan layanan dasar, menjadi pekerjaan rumah yang tak bisa diabaikan.

Dengan hasil ini, tahun kedua kepemimpinan Melki–Johni dipastikan akan menjadi fase krusial, dimana keduanya harus menjaga kepercayaan publik sekaligus menjawab tuntutan nyata masyarakat NTT di lapangan. (bet)

error: Content is protected !!