OELAMASI, PENATIMOR – Satu unit ekskavator dikerahkan ke lokasi longsor di wilayah RT 01/RW 01, Desa Takari, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang untuk mengusur dan memindahkan material yang menutup ruas Jalan Trans Timor. Sebelumnya, satu unit buldoser juga disiagakan di lokasi longsor tersebut.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kupang, Teldy Sanam, ST., yang dikonfirmasi awak media ini, mengatakan, untuk mempermudah penanganan terhadap material longsor, pihaknya terpaksa membongkar dua unit rumah semi permanen milik warga setempat.
“Dua rumah warga kita bongkar untuk bisa pindahkan tanah longsoran. Nanti Pemda bangun kembali rumah di lahan pemilik rumah,” kata Teldy yang didampingi Kalak BPBD Kabupaten Kupang.
Menurut Teldy, pihaknya juga sedang menjadi lokasi yang tepat untuk membuka jalan alternatif. “Ini bukit yang runtuh jadi sedikit butuh waktu untuk memindahkan tanah longsoran. Sesuai informasi dari warga setempat bahwa minggu lalu sudah ada longsor di lokasi tersebut, hanya sedikit saja,” imbuhnya.
Diberitakan sebelumnya, ruas Jalan Trans Timor, tepatnya di wilayah Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, putus total akibat tanah longsor yang terjadi dinihari tadi, Jumat (17/2/2023) malam, sekira pukul 20.00 Wita.
Longsor tersebut mengakibatkan pergeseran tanah yang cukup serius hingga menutup akses jalan tersebut.
Rekaman video amatir yang beredar luas di media sosial, tampak badan jalan tertutup sebuah bukit akibat pergeseran tanah.
Jembatan dan juga sebuah truk tronton ikut tertimbun tanah material di lokasi longsor.
Sementara itu, arus lalu lintas baik dari So’E ke Kupang dan sebaliknya macet total. Puluhan kendaraan berbagai jenis tampak mengular sepanjang jalan tersebut.
Satu unit buldoser yang dikerahkan ke lokasi longsor untuk mengusur material yang menutup jalan tampak tak mampu mengatasi longsor yang cukup parah tersebut karena longsoran terus terjadi. (bet)
Simak video terkini penanganan longsor di Takari berikut ini:
https://youtu.be/6BlcESUUdLs
















