Malam Ini, Arus Lalin Kupang Diatur Buka Tutup Saat Prosesi Jalan Salib

Malam Ini, Arus Lalin Kupang Diatur Buka Tutup Saat Prosesi Jalan Salib

KUPANG, PENATIMOR – Arus lalu lintas di Kota Kupang dipastikan mengalami penyesuaian signifikan pada Kamis malam, 2 April 2026. Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Kupang Kota akan memberlakukan rekayasa lalu lintas dengan sistem buka-tutup selama Prosesi Jalan Salib yang dimulai pukul 21.00 WITA hingga selesai.

Langkah ini diambil untuk menjamin kelancaran dan kekhusyukan jalannya ibadah umat Kristiani, sekaligus mengantisipasi kemacetan di sejumlah ruas jalan utama yang dilintasi ribuan peserta.

Prosesi Jalan Salib akan mengambil titik start di Taman Nostalgia, Kelapa Lima, dan berakhir di Gereja Pohonitas, Manulai Dua. Sepanjang rute, aparat kepolisian akan melakukan pengaturan arus kendaraan secara situasional dengan sistem buka-tutup.

Adapun rute prosesi dimulai dari Taman Nostalgia menuju Gereja Kota Baru, kemudian melintasi Jalan Veteran di depan Lippo Plaza. Selanjutnya, peserta akan berbelok kanan di Patung Kirab menuju Jalan Frans Seda, lalu mengarah ke Bundaran Gubernur dan berlanjut ke Jalan W.J. Lalamentik hingga tiba di Gereja Pniel Oebobo.

Perjalanan kemudian dilanjutkan melalui Jalan Cak Doko menuju Gereja Kefas dan Gereja Koinonia. Dari titik tersebut, prosesi bergerak ke Gereja Syalom Airnona melalui Jalan Banteng dan Jalan Alfons Nisnoni.

Rute selanjutnya mencakup Gereja Kemah Ibadah, Gereja Rehobot, dan Gereja Hosana Batuplat sebelum akhirnya finish di Gereja Pohonitas Manulai Dua.

Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol. Djoko Lestari, S.I.K., M.M, melalui Kasat Lantas AKP R. Ade Triken Deayomi, S.I.K., M.H, mengimbau masyarakat untuk menghindari jalur yang dilalui prosesi guna menghindari kepadatan lalu lintas.

“Kami mengimbau masyarakat yang hendak beraktivitas pada malam hari agar menghindari ruas jalan yang menjadi rute prosesi, sehingga tidak terjebak kemacetan,” tegasnya.

Ia juga menegaskan bahwa personel kepolisian akan disiagakan di sepanjang jalur untuk melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas. Masyarakat diminta mematuhi arahan petugas serta memanfaatkan jalur alternatif jika harus melintas.

“Jika memang harus melewati kawasan tersebut, silakan gunakan jalur alternatif dan ikuti petunjuk anggota di lapangan demi kelancaran bersama,” tambahnya.

Polresta Kupang Kota turut menyampaikan permohonan maaf atas potensi ketidaknyamanan yang ditimbulkan selama kegiatan berlangsung. Namun demikian, partisipasi dan pengertian masyarakat sangat diharapkan demi menjaga situasi tetap aman, tertib, dan kondusif.

Momentum Prosesi Jalan Salib ini menjadi bagian penting dalam rangkaian perayaan Paskah 2026, yang tidak hanya memiliki makna religius mendalam, tetapi juga menjadi wujud kebersamaan dan toleransi di Kota Kupang. (bet)

error: Content is protected !!