OELAMASI, PENATIMOR – Kapal Motor (KM) Sabuk Nusantara 108 terpaksa berlabuh selama empat hari di Pelabuhan Afoan Naikliu, Kecamatan Amfoang Utara, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, akibat cuaca buruk yang terjadi sejak Jumat, 7 Februari 2025.
Gelombang tinggi dan angin kencang memaksa kapal tidak dapat melanjutkan pelayaran sesuai jadwal, menyebabkan muatan ikan dalam kapal mengalami pembusukan.
Sebanyak 178 cool box berisi ikan yang diangkut dari Pelabuhan Lewoleba dan Pelabuhan Mananga membusuk akibat keterlambatan perjalanan.
Rinciannya, 47 cool box berasal dari Pelabuhan Lewoleba dan 89 cool box dari Pelabuhan Mananga.

Bau menyengat dari ikan yang membusuk mulai mengganggu masyarakat sekitar pelabuhan.
Menanggapi kondisi ini, pihak Polsek Amfoang Utara telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Amfoang Utara dan Puskesmas Naikliu untuk mencari solusi terbaik dalam menangani limbah ikan busuk tersebut.
Langkah-langkah yang sedang dibahas mencakup pembuangan ikan yang sesuai dengan standar lingkungan agar tidak menimbulkan dampak kesehatan bagi warga setempat.
Kapolsek Amfoang Utara, Iptu I Nyoman Sarjana,, menyampaikan bahwa pihaknya bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan terhadap situasi ini.
“Kami telah berkoordinasi dengan berbagai pihak guna mencari solusi terbaik agar bau yang ditimbulkan tidak semakin mengganggu masyarakat, serta memastikan dampaknya tidak meluas,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dan waspada terhadap kemungkinan dampak bau busuk tersebut.
“Kami akan terus memantau kondisi kesehatan warga, terutama mereka yang berada di sekitar pelabuhan,” katanya.
Hingga berita ini diturunkan, kondisi cuaca di sekitar perairan Kabupaten Kupang masih belum bersahabat, dan KM Sabuk Nusantara 108 belum dapat melanjutkan pelayarannya. (mel)













