Kapolres Lembata AKBP Vivick Menangis Saat Lantunkan Lagu Bale Nagi

Kapolres Lembata AKBP Vivick Menangis Saat Lantunkan Lagu Bale Nagi

LEWOLEBA, PENATIMOR – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Lembata AKBP Josephin Vivick Tjangkung tak kuasa menahan haru saat melantunkan lagu Bale Nagi pada acara tatap muka bersama jajarannya, siang tadi, Sabtu (15/4/2023).

Vivick bahkan menangis hingga tak mampu menyelesaikan bait pertama lagu itu. Di awal lagu dia sudah terdiam.

“Saya jadi sedih,” ungkap Kapolres wanita pertama di NTT itu.

Sesekali dia berusaha melanjutkan lagu itu, namun tetap saja tak bisa. Seorang polwan muda tampak sigap menghampiri Vivick dan memberinya tisu. Sontak orang nomor satu di Polres Lembata itu menyeka air mata.

Sementara seluruh anggota nya yang hadir saat itu terus menyanyikan lagu tersebut hingga selesai. Vivick sendiri baru kembali ikut bernyanyi di penghujung lagu.

“Lagu ini, waktu saya kecil, mama saya sering nyanyi lagu ini. Akhirnya saya ada di sini,” ungkap Vivick dengan suara bergetar, dan disambut sorak gembira.

“Saya ingin buat sesuatu. Bantu saya,” lanjut dia.

Vivick kembali menyinggung soal lagu Bale Nagi. “Ini lagu masa kecil saya. Mama saya suka nyanyi lagu ini, dan kita anak-anak selalu menangis. Baru pertama kali injak tanah leluhur, Lamalera. Ada orang Lamalera di sini,” ungkap Vivick disambut tepuk tangan meriah.

“Opa saya itu pemburu paus, jadi jangan ko lawan-lawan. Ini juga perempuan pemberani, masih darah Paus,” canda Vivick disambut tawa dari para anggotanya lagi.

Vivick mengajak seluruh jajarannya untuk bersatu dan kompak melaksanakan tugas pokok dan fungsi dengan professional dan penuh tanggung jawab sebagai pelindung, pelayan dan pengayom masyarakat.

“Mari kita bersatu, akrab. Kita bersaudara, kita bantu di sini supaya masyarakat tenang. Yang jelek-jelek kau buang dulu. Buang dulu selama saya masih ada di sini. Hari ini kita mulai bekerja, kita maksimalkan,” pesan Vivick.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Kepolisian Resor Lembata AKBP Josephin Vivick Tjangkung merupakan perempuan pertama yang menjabat Kapolres di Provinsi Nusa tenggara Timur.

Polisi wanita yang sebelumnya bertugas pada Ditbinmas Polda Metro Jaya ini bangga bisa bekerja di Lembata yang juga menjadi tanah leluhurnya.

“Saya sangat bangga kembali mengabdi ke tanah leluhur,” ungkap AKBP Vivick Tjangkung seusai penjemputan dirinya di Bandar Udara Wunopito Lewoleba, Kabupaten Lembata, Sabtu (15/4/2023).

Perempuan kelahiran Ende, NTT, 15 Maret 1971 itu berkomitmen bekerja maksimal dengan mengedepankan tugas dan fungsi kepolisian untuk menjamin keamanan, ketertiban, dan penegakan hukum di Lembata.

“Saya siap bekerja memberikan yang terbaik untuk Lembata sesuai dengan tupoksi kepolisian,” ungkap Vivick Tjangkung. Perwira menengah Polri itu berjanji untuk mengedepankan penegakan hukum yang adil dan merata bagi semua warga di wilayah hukum Polres Lembata.

AKBP Vivick Tjangkung tiba di Lembata dengan pesawat Wings Air. Vivick dijemput Penjabat Bupati Lembata Marsianus Jawa, Sekda Lembata Paskalis Ola Tapobali.

Kemudian, Ketua DPRD Kabupaten Lembata Petrus Gero, Kepala Bandara Wunopito, dan jajaran forkopimda Lembata.

Vivick pernah menjabat Penyidik Madya 1 Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya dan Kasat Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan.

Dia pernah mengungkap banyak kasus narkoba, salah satunya pengungkapan kasus Zarima Mirafsur, artis peran yang pernah dijuluki Ratu Ekstasi di Indonesia pada 1996. (bet)

Simak video di bawah ini:

https://www.youtube.com/watch?v=PghzMprSyKI&list=UULFvpaek5thJQdz8TvMHct5PQ

error: Content is protected !!