Geger! Dugong Langka Terdampar di Pantai Panmuti – Kabupaten Kupang, Warga Heboh

Geger! Dugong Langka Terdampar di Pantai Panmuti - Kabupaten Kupang, Warga Heboh

KUPANG, PENATIMOR – Warga Desa Noelbaki, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, digegerkan dengan temuan seekor dugong (duyung laut) yang terdampar di Pantai Wisata Panmuti, tepatnya di RT 036/RW 012, Dusun Kuanoah.

Mamalia laut yang dilindungi ini ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa pada Jumat (7/2/2025) siang oleh seorang warga yang tengah mencari hasil laut.

Kapolres Kupang, AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Kupang Tengah, Ipda Muhammad Ciputra Abidin, S.Tr.K., M.Si., membenarkan kejadian tersebut.

“Ya, benar, warga sekitar menemukan dugong itu, namun sayangnya hewan tersebut sudah mati,” ungkapnya.

Penemuan dugong ini bermula saat Yulius Radja (60) bersama anaknya dan lima warga lainnya pergi mencari hasil laut di sepanjang pesisir Pantai Panmuti.

Sekitar pukul 11.00 Wita, mereka melihat sesuatu yang mencurigakan di tepian pantai. Ketika didekati, mereka terkejut mendapati seekor dugong dalam kondisi tak bernyawa.

Penemuan tersebut langsung menarik perhatian warga sekitar. Dalam waktu singkat, informasi ini menyebar luas di media sosial setelah beberapa warga merekam video dan membagikannya secara daring.

Viral di kalangan netizen, kejadian ini pun menarik perhatian pihak kepolisian dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) NTT.

Menindaklanjuti laporan warga, anggota piket Polsek Kupang Tengah segera mendatangi lokasi untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.

Setelah melakukan pengecekan, pihak kepolisian pun berkoordinasi dengan BKSDA guna menangani bangkai dugong tersebut.

Keberadaan bangkai dugong di pesisir pantai dikhawatirkan dapat menimbulkan dampak lingkungan jika tidak segera ditangani dengan baik.

Dugong merupakan salah satu mamalia laut yang dilindungi berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

Hewan ini rentan terhadap berbagai ancaman, seperti perusakan habitat, pencemaran laut, serta perburuan ilegal. (mel)

error: Content is protected !!