UTAMA  

FKPT NTT Survei Soal Kebhinekaan dan Literasi Digital di Empat Wilayah

FKPT NTT Survei Soal Kebhinekaan dan Literasi Digital di Empat Wilayah

Kupang, penatimor.com – Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Bidang Penelitian melakukan survei terkait kebhinekaan dan literasi digital tahun 2020.

Survei dilakukan pada 600 R
responden di wilayah Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) dan Kabupaten Ngada.

Survei dilakukan 20 tenaga enumerator yang sudah dipilih.

FKPT NTT melatih dan menjelaskan pola pelaksanaan survei kepada 20 enumerator yang menjadi sahabat FKPT NTT di Aula Badan Kesbangpol Provinsi NTT, Rabu (5/8/2020).

Pelatihan dipandu Indra, Sekretaris FKPT Provinsi NTT yang juga asisten penelitian.

Coaching atau pelatihan kepada 20 enumerator ini dilakukan untuk melatih agar para enumerator memahami instrumen survei.

FKPT NTT Survei Soal Kebhinekaan dan Literasi Digital di Empat Wilayah

Ketua Bidang Penelitian FKPT NTT, Dr Maria Theresia Geme pada kesempatan tersebut menjelaskan penelitian oleh FKPT sudah digelar sejak tahun 2017 lalu.

Pada tahun 2017 lalu, FKPT menggelar survei tentang analisis daya tangkal masyarakat pada terorisme dan analisis pengaruh kearifan lokal.

Di tahun 2019, FKPT kembali melakukan penelitian tentang eksplorasi kearifan lokal sebagai perekat keberagaman.

Hasil penelitian FKPT pada tahun 2017 menunjukkan bahwa kearifan lokal dan kesejahteraan adalah daya tangkal terkuat melawan terorisme.

“Sementara hasil survei pada tahun 2018 ada kesimpulan bahwa wawasan kearifan lokal pada kaum terdidik masih rendah,” ujar Dr Maria yang juga Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) NTT.

Sedangkan hasil survei tahun 2019 menunjukkan kalau kearifan lokal sangat efektif dan bisa diandalkan untuk menangkal terorisme.
Namun di lain pihak pendidikan kebhinekaan pada anak masih rendah.

“Berbagai rekomendasi hasil penelitian dalam tiga tahun terakhir ini menjadi dasar BNPT melalui FKPT kembali melakukan penelitian soal kebhinekaan dan literasi penggunaan media sosial.(wil)

error: Content is protected !!