BADUNG, PENATIMOR – Sebuah kisah inspiratif datang dari seorang gadis cilik asal Kupang, Nusa Tenggara Timur. Di usia yang baru menginjak 8 tahun, Alleluia Ivana Laticha Kalla—yang akrab disapa Alea—menorehkan prestasi gemilang dengan mengharumkan nama Indonesia di ajang pageant anak dunia, Kids Of The World 2026.
Di tengah persaingan ketat peserta dari berbagai negara, Alea tampil bukan sekadar sebagai peserta, tetapi sebagai representasi talenta, karakter, dan semangat anak Indonesia yang penuh percaya diri.
Putri dari pasangan Jack Kalla dan Ivon Kalla Bere ini sukses menunjukkan bahwa anak dari daerah pun mampu bersinar di panggung global.
Alea yang saat ini menempuh pendidikan di ESCS School Kupang dipercaya mewakili Indonesia setelah menyandang gelar Junior Miss Kids Indonesia.
Kepercayaan tersebut bukan tanpa alasan. Sejak awal, Alea telah menunjukkan konsistensi, disiplin, serta bakat yang menonjol di bidang pageant anak.
Ajang Kids Of The World 2026 sendiri berlangsung selama empat hari, dari 31 Maret hingga 4 April 2026, bertempat di Hotel Discovery Kartika Plaza, Kuta, Badung, Bali.
Kompetisi ini menjadi salah satu panggung internasional bergengsi bagi anak-anak dan remaja dari berbagai belahan dunia untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
Lebih dari sekadar ajang kecantikan atau penampilan, Kids Of The World merupakan platform pembentukan karakter. Dalam konsep pageant modern, peserta dinilai secara menyeluruh, mencakup kepercayaan diri, kecerdasan, kreativitas, bakat, hingga kepedulian sosial. Hal ini menjadikan ajang tersebut sebagai wadah edukatif yang mampu membentuk generasi muda yang berdaya saing global.
Perjalanan Alea menuju puncak kemenangan tidaklah mudah. Ia harus melewati empat tahapan kompetisi utama yang menjadi tolok ukur penilaian dewan juri, yakni talent show, top model, evening gown, dan national costume.
Pada sesi talent show, Alea mampu menunjukkan bakatnya dengan penuh percaya diri, memikat perhatian juri dan penonton. Sementara di kategori top model, ia tampil dengan gaya profesional yang mencerminkan pembawaan panggung yang matang, jauh melampaui usianya.
Di sesi evening gown, Alea memancarkan keanggunan dan pesona yang elegan, sementara pada kategori national costume, ia tampil membanggakan dengan balutan busana yang merepresentasikan kekayaan budaya Indonesia, sekaligus memperkenalkan identitas bangsa di hadapan dunia.
Konsistensi performa di setiap tahapan inilah yang akhirnya mengantarkan Alea meraih prestasi tertinggi. Ia berhasil dinobatkan sebagai Winner Kids Of The World Asia Pacific 2026, sekaligus menyabet gelar Kids Of The World Tourism 2026—dua penghargaan bergengsi yang menjadi bukti kualitas dan daya saingnya di level internasional.
Prestasi ini menjadi kebanggaan tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur dan Indonesia secara keseluruhan.
Dari Kupang, Alea membawa pesan kuat bahwa anak-anak dari Timur Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing dan unggul di kancah dunia.
Keberhasilan Alea juga tidak lepas dari dukungan penuh keluarga serta lingkungan pendidikan yang mendorong pengembangan bakat dan karakter sejak dini. Perpaduan antara disiplin, kerja keras, serta pembinaan yang tepat menjadi fondasi penting dalam perjalanan prestasinya.
Lebih jauh, capaian ini menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya di NTT, untuk berani bermimpi besar dan tidak takut melangkah ke panggung internasional. Dunia saat ini membuka ruang yang luas bagi siapa saja yang memiliki kemampuan, keberanian, dan kemauan untuk berkembang.

Di balik senyum manis dan penampilannya yang memukau, Alea membawa harapan besar—bahwa dari daerah yang jauh dari pusat perhatian sekalipun, lahir talenta-talenta luar biasa yang mampu mengangkat nama bangsa.
Dari Kupang menuju panggung dunia, langkah kecil Alea telah menjelma menjadi jejak besar yang menginspirasi. Sebuah bukti bahwa mimpi, jika diperjuangkan dengan sungguh-sungguh, akan menemukan jalannya untuk bersinar. (bet)













