KUPANG, PENATIMOR – Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar sidang kelulusan seleksi Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Angkatan 54 Tahun Anggaran 2025 di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Mapolda NTT, Jumat (21/2/2025).
Dari total 276 peserta yang mengikuti seleksi sejak tahap awal, sebanyak 58 personel dinyatakan lulus, terdiri dari 54 polisi laki-laki (Polki) dan 4 polisi wanita (Polwan).
Sidang kelulusan ini dipimpin oleh Kepala Sekolah Polisi Negara (Ka SPN) Polda NTT, Kombes Pol. Nanang Putu Wardianto, didampingi oleh Kabidpropam Polda NTT, Kombes Pol. Robert A. Sormin, S.I.K., serta Auditor Kepolisian Madya TK. III Itwasda Polda NTT, Kombes Pol. FX Irwan Arianto, S.I.K., M.H.
Hadir pula pengawas internal, panitia seleksi, serta 175 peserta yang mengikuti tahap akhir seleksi.
Dalam amanat Kapolda NTT, Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga, S.H., M.A., yang disampaikan oleh Ka SPN Polda NTT, peserta yang dinyatakan lulus diimbau untuk mempersiapkan diri dengan baik sebelum memasuki masa pendidikan.
“Hari ini merupakan hari terakhir rangkaian seleksi SIP Angkatan 54 Tahun 2025, yaitu tahap sidang kelulusan. Setiap tahapan seleksi telah dilakukan secara terbuka dan objektif dengan mengedepankan prinsip ‘BETAH’ (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis),” ungkapnya.
Seleksi ini menggunakan sistem perengkingan dengan komponen penilaian yang mencakup Tes Kemampuan Jasmani, Tes Psikologi, Tes Pengetahuan Kepolisian, serta Tes Keterampilan Komputer.
Kapolda NTT juga memberikan pesan kepada para peserta yang lulus agar mempersiapkan diri secara fisik, mental, dan kesehatan guna menghadapi pendidikan di Sekolah Inspektur Polisi. Sementara bagi peserta yang belum berhasil, Kapolda memberikan motivasi agar tidak berkecil hati dan tetap berusaha di kesempatan berikutnya.
Bripka Gyan Algyandro Ndoen, Lulus Murni Tanpa Biaya
Salah satu peserta yang berhasil lolos adalah Bripka Gyan Algyandro Ndoen dari Satker Bidhumas Polda NTT. Ia memastikan bahwa dirinya lulus secara murni tanpa mengeluarkan biaya sepeser pun.
“Puji syukur kepada Tuhan Yesus atas kelulusan ini. Semua ini berkat usaha, kerja keras, dan doa. Saya pastikan, saya lulus secara murni tanpa bayar,” ujarnya dengan penuh syukur saat dikonfirmasi pada Sabtu (22/2/2025).
Bripka Gyan membagikan strategi yang ia lakukan untuk bisa lulus seleksi SIP. Menurutnya, persiapan harus dilakukan sejak jauh-jauh hari dengan disiplin dan konsistensi, terutama dalam aspek fisik seperti lari, sit up, push up, dan pull up, serta menjaga stamina tubuh.
Selain itu, ia juga fokus pada persiapan akademik dengan mempelajari referensi soal-soal psikotest serta meningkatkan pemahaman dalam bidang Kepolisian dan teknologi informasi.
“Kerja keras saja tidak cukup. Setelah semua usaha maksimal dilakukan, saya selalu berdoa dengan tulus agar mendapatkan hasil yang terbaik,” tambahnya.
Bripka Gyan juga mengapresiasi panitia seleksi yang telah menjalankan proses seleksi dengan transparan dan profesional.
“Kami, seluruh peserta tes, mengucapkan terima kasih kepada panitia yang telah memberikan yang terbaik. Selama seleksi berlangsung, semua berjalan lancar dan sesuai prosedur. Ini membuktikan bahwa seleksi SIP dilakukan secara objektif dan transparan,” ujarnya.
Keberhasilan Bripka Gyan dan 57 personel lainnya menjadi bukti bahwa seleksi SIP dapat ditempuh dengan usaha dan kerja keras. Mereka akan melanjutkan pendidikan di Sekolah Inspektur Polisi untuk meningkatkan kompetensi sebagai perwira Polri yang siap mengemban tugas lebih besar.
Bripka Gyan juga mengimbau kepada seluruh personel yang ingin mengikuti seleksi SIP agar percaya pada kemampuan sendiri dan tidak tergiur dengan iming-iming kelulusan melalui jalur instan.
“Saya ingin menegaskan bahwa seleksi ini benar-benar transparan dan dapat ditempuh dengan kerja keras serta persiapan yang matang. Jangan percaya pada pihak yang menawarkan jalan pintas dengan meminta sejumlah uang, karena itu hanya merugikan diri sendiri,” tutupnya.
Polda NTT pun terus berkomitmen untuk menjalankan proses seleksi yang bersih, transparan, dan akuntabel demi menghasilkan perwira Polri yang berkualitas dan berintegritas. (mel)













