Amankan Idul Fitri, 2.512 Personel Gabungan di NTT Disiagakan

Amankan Idul Fitri, 2.512 Personel Gabungan di NTT Disiagakan

Kupang, penatimor.com – Kepolisian Daerah (Polda) NTT menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Ranakah Tahun 2021 dalam rangka pengamanan hari raya Idul Fitri 1442 H.

Dalam operasi pengamanan Ranaka 2021, Polda NTT mengerahkan sebanyak 823 personel yakni 125 personel dari Polda dan 698 berasal dari Polres jajaran.

Upacara gelar pasukan dilaksanakan di Lapangan Utama Mapolda NTT, Rabu (5/5/2021).

Hadir mendampingi Kapolda NTT, Dandrem 161/ Wirasakti Brigjen TNI Legowo W. R. Jatmiko, Kabinda NTT Brigjen TNI Adrianus San, S.Sos., dan Wadanlantamal VII Kupang.

Amankan Idul Fitri, 2.512 Personel Gabungan di NTT Disiagakan

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2021 dalam rangka pengamanan hari raya Idul Fitri 1442 H, baik pada aspek personel maupun sarana prasarana, serta keterlibatan unsur terkait seperti TNI, Pemda, dan mitra kamtibmas lainnya.

Sedangkan dukungan personel dari TNI, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, pramuka, Jasa Raharja sebanyak 1.689 orang.

“Total personel gabungan yang dikerahkan sebanyak 2.512 orang,” sebut Kapolda NTT, Irjen Pol Lotharia Latif dalam apel gelar pasukan.

Untuk personel tersebut akan ditempatkan pada pos-pos penyekatan untuk mengantisipasi masyarakat yang masih berniat dan akan melaksanakan mudik.

Pos pengamanan untuk melaksanakan pengamanan terkait gangguan kamtibmas dan kamseltibcar lantas, serta pos pelayanan dan pos terpadu untuk melaksanakan pengamanan di pusat keramaian, pusat belanja, stasiun, terminal, bandara, pelabuhan, tempat wisata.

Dikatakan Kapolda, menjelang hari raya Idul Fitri 1442 H tren kasus Covid-19 di Indonesia mengalami kenaikan sebesar 2,03%.

Hal ini disebabkan karena adanya peningkatan aktivitas masyarakat khususnya menjelang akhir bulan suci Ramadhan dan hari raya Idul Fitri.

Berkaitan dengan hal tersebut, pemerintah telah mengambil kebijakan larangan mudik pada hari raya Idul Fitri 1442 H.

Ini merupakan tahun kedua pemerintah mengambil kebijakan tersebut karena situasi pandemi Covid-19.

“Polri menyelenggarakan Operasi Ketupat 2021 yang akan dilaksanakan selama 12 hari, mulai dari tanggal 6 sampai dengan 17 Mei 2021,” kata Kapolda lagi.

Dalam operasi kali ini diperioritaskan langkah-langkah preemtif dan preventif secara humanis, sehingga masyarakat betul-betul mematuhi protokol kesehatan. (wil)