Atasi Kelangkaan, Polresta Kupang Kawal Ketat Distribusi Oksigen ke Rumah Sakit

  • Bagikan
Atasi Kelangkaan, Polresta Kupang Kawal Ketat Distribusi Oksigen ke Rumah Sakit

Kupang, penatimor.com – Kecemasan dan keluhan pihak rumah sakit di Kota Kupang, Provinsi NTT, soal kelangkaan oksigen bagi pasien Covid-19 mulai teratasi.

Polisi pun mengawal ketat pengeluaran, distribusi dan penggunaan tabung oksigen di sejumlah rumah sakit.

Minggu (7/2/2021) malam, pihak Polres Kupang Kota mengawal pendistribusian dan penggunaan oksigen di RSUD S.K. Lerik Kota Kupang dan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Kelurahan Naimata Kota Kupang.

Ada 300 tabung oksigen yang didistribusikan ke 2 rumah sakit tersebut.

Di RSUD SK Lerik Kota Kupang telah disistribusikan 50 tabung oksigen.

Sementara 250 tabung oksigen disimpan di Gudang Dinas Kesehatan Provinsi yaitu RSJ Naimata.

“Total ada 300 tabung oksigen yang yg telah tiba,” ujar Kapolres Kupang Kota, AKBP Satrya Perdana P Tarung Binti, SIK usai distribusi tabung oksigen, Senin (8/2/2021) subuh.

Kapolres Kupang Kota AKBP Satrya Perdana P. Tarung Binti, SIK., di sela-sela kegiatan ini mengaku kalau pihaknya siap mengawal dan mengamankan kebijakan serta program Pemerintah Provinsi NTT terkait ketersediaan oksigen di rumah sakit di Kota Kupang yang merawat pasien Covid-19 terutama pengeluaran dan penggunaan oksigen.

“Setiap kali ada distribusi, pemasukan, pengeluaran dan penggunaan oksigen kita kawal dan kita awasi,” tandasnya.

Pendistribusian oksigen dari para distributor di Kota Kupang diawasi jajaran Polres Kupang Kota.

Distribusi ini diutamakan ke rumah sakit yang menangani pasien Covid-19 terutama RSU.

Kerjasama semua pihak sangat diharapkan sehingga pasokan dan stok oksigen di rumah sakit terpenuhi dan bisa melayani pasien Covid-19.

Polisi juga bertekad mengawal pengeluaran, distribusi hingga penggunaan oksigen seperti pengawalan vaksin sinovac.

Kapolres Kupang Kota mengingatkan agar penyaluran oksigen dilakukan dengan baik dan apabila ada kendala segera dikoordinasikan apabila perlu dilaporkan kepada pihak Polres Kupang Kota.

Diingatkan bahwa oksigen yang ada saat ini penggunaannya diutamakan untuk kepentingan medis. (mel)

  • Bagikan