Pembuang Bayi di Oesao-Kupang Ternyata Siswi SMA, Bayi Sudah Meninggal

Pembuang Bayi di Oesao-Kupang Ternyata Siswi SMA, Bayi Sudah Meninggal

KUPANG, PENATIMOR – Penyidik Satreskrim Polres Kupang akhirnya mengungkap pelaku pembuangan bayi laki-laki yang belum lama ini ditemukan dalam sebuah kebun warga di Kelurahan Oesao Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Terungkap pelakunya berinisial SM, siswi salah satu SMA Negeri di Kabupaten Kupang.

Gadis berusia 19 tahun itu telah mengakui perbuatannnya kepada polisi.

Pelaku ditemukan setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan.

Pembuang Bayi di Oesao-Kupang Ternyata Siswi SMA, Bayi Sudah Meninggal

Usai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), penyidik Reskrim Polres Kupang terus mengembangkan penyelidikan dan mengejar pelakunya.

Tak butuh waktu lama, sekira pukul 17.00 Wita pada hari yang sama, personel Satuan Intelkam Polres Kupang Aipda Semi A. Ndaomanu bersama personel Polsek Kupang Timur Aipda Ferdinand Padelani berhasil mengendus terduga pelaku yang tinggal tak jauh dari TKP.

Setelah dilakukan interogasi, SM mengakui semua perbuatannya  yang dimulai pada Jumat (30/6/2023) dini hari sekira pukul 00.00 Wita, disaat SM mengalami rasa nyeri pada bagian perutnya.

Tanpa memberitahu anggota keluarganya, ia meninggalkan rumah menuju kebun milik Elias Patti Angi, lalu melahirkan bayi laki-laki yang dikandungnya tersebut.

Setelah melahirkan, ia mengambil karung untuk menyimpan bayi tersebut, kemudian meletakannya di bawah rumpun pohon pisang, lalu meninggalkannya begitu saja hingga akhirnya ditemukan Elias Patti Angi.

Atas pengakuan SM, polisi akhirnya menggelandang pelaku menuju Polres Kupang guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kapolres Kupang AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata, S.I.K., M.H., membenarkan telah ditemukannya terduga pelaku. “Ya, terduga pelaku sudah kami amankan,” terangnya.

“Terduga pelaku sudah kami antar ke RSUD Naibonat guna mendapatkan perawatan medis. Setelah pulih, kita akan lanjutkan proses hukumnya,” tambahnya.

Orang nomor satu di Polres Kupang ini juga menuturkan bahwa bayi yang ditemukan tersebut sudah meninggal dunia meski sudah dilakukan perawatan secara intensif di RSUD Naibonat.

“Bayinya sudah meninggal dunia, di Rumah Sakit Naibonat, meski sudah dilakukan perawatan secara intensif,” lanjutnya.

Untuk diketahui, bayi malang itu ditemukan oleh Elias Patti Angi di bawah rumpun pohon pisang dalam kebun miliknya di RT 30/RW 10, Kelurahan Oesao, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Jumat (30/6/2023) pagi. (wil)