Astra Teken Kerjasama dengan Pemda Manggarai Timur, Sukses Bina Puluhan Ribu Guru dan Siswa, Termasuk Nono Sempoa

  • Bagikan
Astra Teken Kerjasama dengan Pemda Manggarai Timur, Sukses Bina Puluhan Ribu Guru dan Siswa, Termasuk Nono Sempoa

BORONG, PENATIMOR – Yayasan Pendidikan Astra-Michael D. Ruslim (YPA-MDR) melaksanakan penandatanganan kerja sama antara Astra dengan Pemda Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Selain itu dilaksanakan juga seminar motivasi untuk para guru bertajuk ‘Ciptakan Generasi Cerdas Masa Depan Indonesia’.

Acara HUT ke-14 YPA-MDR ini dilakukan secara luring di Manggarai Timur, serta melalui daring yang disiarkan oleh akun YouTube Yayasan Pendidikan Astra – Michael D. Ruslim.

Turut hadir dalam acara ini Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia (Kemdikbudristek RI) Nadiem Anwar Makarim, Direktur Astra Gita Tiffani Boer, Chief of Corporate Affairs Astra Riza Deliansyah, Ketua Pengurus YPA-MDR Herawati Prasetyo.

“Apresiasi kepada YPA-MDR untuk inisiatif yang sudah dilakukan selama 14 tahun terakhir, khususnya program-program binaan yang berkelanjutan seperti seminar dan pelatihan untuk guru dan peserta didik di daerah tertinggal. Berkat pembinaan tersebut, makin banyak sekolah di Indonesia yang berani bertransformasi untuk meningkatkan kualitasnya,” ujar Nadiem.

“Selama hampir lima dekade ini, Astra terus mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. Melalui YPA-MDR, Astra berupaya membantu sekolah di jenjang SD hingga SMA atau SMK dalam menghasilkan sumber daya manusia berkualitas di wilayah tertinggal,” tutur Gita Tiffani Boer.

Sementara itu, Herawati Prasetyo mengatakan, perjalanan YPA- MDR selama 14 tahun telah menghasilkan program inisiasi khususnya di bidang pendidikan. Serta menjalankan program kontribusi sosial berkelanjutan dalam pilar Astra Untuk Indonesia Cerdas melalui visi, misi, strategi dan program-program yang secara khusus ditujukan untuk pemerataan pendidikan di daerah tertinggal.

YPA-MDR berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam memajukan pendidikan Indonesia di wilayah tertinggal melalui pola pembinaan empat pilar yaitu akademi, karakter, seni budaya dan kecakapan hidup yang adaptif, inovatif dan berdampak. Hingga saat ini pembinaan sudah dilakukan kepada 2.010 guru dan 27.268 siswa.

Program bantuan pendidikan YPA-MDR telah menyentuh 110 sekolah jenjang SD, SMP dan SMK, sebagai konsep Sekolah Eskalator dan tersebar di 14 Kabupaten yang berada di Provinsi Lampung, Banten, Jawa Barat, D.I. Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Tengah dan Nusa Tenggara Timur.

“Serangkaian program pembinaan secara konsisten telah menghasilkan outcome yang membanggakan dari kepala sekolah, guru dan siswa-siswi binaan melalui pencapaian prestasi dari berbagai bidang pendidikan yaitu prestasi di tingkat Internasional,” sebutnya.

Salah satunya seperti Juara 1 Lomba Sempoa di ajang International Abacus World Competition 2022 atas nama: Caesar Archangels Hendrik Meo Tnunay atau Nono, siswa Kelas 2 SDN Buraen 2 Kupang, Nusa Tenggara Timur, lalu mendapat predikat Sekolah Adiwiyata, SNI Award. (jpnn/bet)

  • Bagikan