Pelanggaran Kode Etik Profesi di Polda NTT Meningkat, Asusila 10 Kasus

  • Bagikan
Pelanggaran Kode Etik Profesi di Polda NTT Meningkat, Asusila 10 Kasus

KUPANG, PENATIMOR – Pelanggaran yang dilakukan oleh anggota Polri di Polda NTT pada tahun 2022 menurun dibandingkan dengan tahun 2021.

Selama tahun 2022, pelanggaran anggota Polda NTT sebanyak 206 kasus, sedangkan pada tahun 2022 ada 317 kasus.

“Terjadi penurunan yang cukup signifikan lebih kurang 111 kasus atau 35,1 persen,” sebut Kapolda NTT Irjen Pol. Jhoni Asadoma saat konferensi pers di Mapolda NTT belum lama ini.

Pelanggaran yang dilakukan anggota Polri terdiri dari pelanggaran disiplin, kode etik profesi dan tindak pidana.

Untuk pelanggaran disiplin pada tahun 2021 sebanyak 192 kasus, sedangkan tahun 2022 turun menjadi 181 kasus.

Dengan demikian pelanggaran disiplin anggota Polda NTT menurun 11 kasus.

Walaupun demikian, ternyata pelanggaran kode etik profesi oleh anggota Polda NTT pada tahun 2022 mengalami peningkatan.

Pada tahun 2021 ada 12 kasus, dan tahun 2022 meningkat sebanyak 36 kasus, sehingga terjadi tren kenaikan hingga 24 kasus.

“Untuk 36 kasus itu meliputi perbuatan menurunkan citra Polri sebanyak 18 kasus, kemudian asusila 10, dan desersi 8 kasus,” sebut Kapolda. (wil)

  • Bagikan