Rekonstruksi Pembunuhan di Kupang, Korban Dikeroyok Lalu Ditikam Dua Kali, Sempat Dilarikan ke RS

  • Bagikan
Rekonstruksi Pembunuhan di Kupang, Korban Dikeroyok Lalu Ditikam Dua Kali, Sempat Dilarikan ke RS

KUPANG, PENATIMOR – Sebanyak 43 adegan diperagakan oleh para tersangka dan saksi dalam rekonstruksi kasus dugaan pembunuhan terhadap korban Yunus Nesimnasi.

Reka ulang pada tempat kejadian perkara (TKP) yang berlokasi di Alun-Alun Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang itu menghadirkan enam tersangka, yaitu Muhammad Exel Mahmud, Presly Wara, Silvester Glen Manukule, Deni Awang, Mychell Manafe, dan Yandres Nubatonis.

Rekonstruksi Pembunuhan di Kupang, Korban Dikeroyok Lalu Ditikam Dua Kali, Sempat Dilarikan ke RS

Terpantau, situasi menegangkan dimulai pada adengan ke-27, yang menampilkan tersangka Muhammad Axel yang berjalan menuju ke arah korban yang sementara memegang kayu usuk di tangannya lalu memukul kaki tersangka Muhammad Exel Mahmud.

Kemudian adegan ke-28, tersangka Muhammad Exel Mahmud merampas kayu usuk dari korban, kemudian menghantam balik ke arah kaki korban sehingga korban melarikan diri, namun karena kakinya sakit sehingga korban duduk.

Lanjut ke adegan 32, tampak tersangka Silvester Glen datang lalu memukul dada dan menendang korban, lalu tersangka Presly Wara juga memukul korban.

Adegan ke-35 menampilkan tersangka Deni Awang menendang kepala korban. Selanjutnya tersangka Yandres Nubatonis juga menendang perut korban.

Adegan ke-39 merupakan yang paling menegangkan, dimana tersangka Mychell Manafe memperagakan adegan menikam korban dengan menggunakan sebilah pisau sehingga terjadi goresan pada kepala korban.

Dilanjutkan pada adegan ke-40, dimana tersangka Mychell Manafe kembali menikam bagian belakang korban.

Namun setelah ditikam, korban sempat berlari ke rumah warga sekitar TKP meminta pertolongan.

Sehingga warga pun mendatangi korban kemudian dan melaporkan ke Mapolsek Kelapa Lima.

Korban juga sempat dilarikan warga ke rumah sakit namun akhirnya meninggal dunia.

Kapolsek Kelapa Lima, AKP Jemy Octovianus Noke, mengatakan, rekonstruksi tersebut bertujuan untuk melengkapi berkas perkara.

“Rekonstruksi berjalan dengan lancar atas dukungan masyarakat, Kejaksaan dan pemerintah setempat,” kata Kapolsek saat memimpin langsung rekonstruksi tersebut, Rabu (30/11/2022).

Sementara keenam tersangka dikenakan Pasal 338 KUHP Subsidair Pasal 170 Ayat (2) ke-3 Jo Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP. (wil)

  • Bagikan