HUKRIM  

Terpidana Korupsi Proyek Dermaga Bakalang-Alor Ditangkap di Aceh

Terpidana Korupsi Proyek Dermaga Bakalang-Alor Ditangkap di Aceh

KUPANG, PENATIMOR – Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh bekerjasama dengan Tim Tabur Kejati NTT melakukan penangkapan terpidana Ramlan, MBA.,MM., yang selama ini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejati NTT.

Selanjutnya pada Kamis (17/3/2022) pukul 13.00 WIB bertempat di ruang teleconference Kejati Aceh telah dilakukan serah terima terpidana Ramlan.

Penyerahan dilakukan oleh Tim Tabur Kejati Aceh yang dipimpin Mohamad Rocmadi, SH.,MH., selaku Asisten Intelijen Kejati Aceh kepada Tim Tabur Kejati NTT yang dipimpin Asbach, SH., selaku Asisten Intelijen Kejati NTT.

Penyerahan disaksikan oleh Kajati NTT Hutama Wisnu, SH.,MH., dan jajaran melalui sarana video conference secara virtual di Kejati NTT.

Terpidana Ramlan selaku Kuasa Direktur PT. Mina Fajar Abadi yang merupakan DPO dalam perkara tindak pidana korupsi pembangunan dermaga Bakalang Kecamatan Pantar Timur, Kabupaten Alor tahun 2014 yang merugikan keuangan  negara sebesar Rp 4.347.721.446 yang turut dihadirkan dalam penyerahan tersebut.

Pada kesempatan tersebut Asisten Intelijen Kejati NTT menyampaikan kepada Kajati NTT melalui sarana virtual bahwa penangkapan DPO Ramlan merupakan kerjasama antara Tim Tabur Kejati Aceh dan Tim Tabur Kejati NTT yang berhasil menangkap terpidana yang selama ini bersembunyi di Provinsi Aceh.

Kajati NTT dalam pada kesempatan itu mengucapkan terima kasih kepada Kajati Aceh dan jajarannya bersama Tim Tabur dari Kejati NTT yang telah berhasil menangkap terpidana dan melakukan eksekusi di Aceh.

Terpidana ditangkap setelah putusan kasasi nya turun yang menghukum terpidana dengan pidana penjara selama 6 tahun dan denda sebesar Rp 200 juta subsidiair 6 bulan kurungan.

Dengan dasar putusan Mahkamah Agung RI Nomor: 2182 K/Pid.Sus/2016 tanggal 7 Desember 2016.

Setelah dilakukan serah terima, Tim Tabur Kejati NTT yang turut beranggotakan jaksa yang ditunjuk sebagai pelaksana putusan Pengadilan berdasarkan surat Perintah pelaksanaan putusan pengadilan (P-48) dari Kepala Kejaksaan Negeri Alor Nomor: PRINT-02/N.3.21/Fu.1/03/2022 tanggal 15 Maret 2022 langsung melakukan eksekusi terpidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Banda Aceh di Lambaro.

Penjemputan dan eksekusi terpidana Ramlan dipimpin oleh Asisten Intelijen Kejati NTT dan anggota Kasi C pada Bidang Intel Kejati NTT Yoni E. Mallaka, SH.,MH., dan Herry C. Franklin, SH.,MH., Jaksa Fungsional pada Bidang Pidsus Kejati NTT.

Pelaksanaan  serahterima dan eksekusi terpidana Ramlan dilaksanakan dengan aman dan lancar. (*/wil)