Eksepsi Ditolak, Sidang Korupsi Wali Kota Cup Dilanjutkan ke Pemeriksaan Saksi

Eksepsi Ditolak, Sidang Korupsi Wali Kota Cup Dilanjutkan ke Pemeriksaan Saksi

KUPANG, PENATIMOR – Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang menolak eksepsi dari terdakwa perkara dugaan korupsi Wali Kota Cup Tahun 2017.

Dengan demikian persidangan perkara ini dilanjutkan ke tahap pembuktian.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Kupang juga siap menghadirkan para saksi dalam persidangan dimaksud.

Hal ini disampaikan oleh Kajari Kota Kupang, Banua Purba, SH.,MH., melalui Kasi Intelijen Noven Bulan, SH.,MH., kepada media ini, Kamis (24/2/2022) siang.

Menurut Noven, usai putusan hakim menolak eksepsi penasehat hukum terdakwa, majelis hakim memutuskan untuk masuk dalam tahap pembuktian atau pemeriskaan pokok perkara.

Untuk itu, Kejari Kota Kupang siap dengan perintah majelis hakim dan selanjutnya JPU akan melakukan pemanggilan terhadap saksi-saksi untuk diperiksa dalam persidangan.

“JPU akan segera melakukan pemanggilan kepada para saksi yang akan dihadirkan dalam persidangan pada minggu depan,” kata Noven Bulan.

Sidang lanjutan akan digelar pada Kamis (10/3/2022), dengan agenda pemeriksaan saksi yang dihadirkan oleh penuntut umum Kejari Kota Kupang.

Untuk kedua terdakwa diduga melakukan tindak pidana korupsi dalam pelaksanaan kegiatan kompetisi sepakbola antar kelurahan se-Kota Kupang dan olahraga rekreasi (Funbike) Kota Kupang dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda yang ke-89 tahun 2017 pada Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Kupang.

Untuk diketahui kerugian keuangan negara mencapai Rp 100 juta lebih dalam kasus tersebut, dan kedua terdakwa dijerat dengan Pasal 2 dan 3 Undang-Undang Tipikor.

Kasus tersebut ditangani awal oleh penyidik Unit Tipidkor Satreskrim Polres Kupang Kota. (wil)