Kemenkumham NTT Raih Sejumlah Penghargaan di Tahun 2021

Kemenkumham NTT Raih Sejumlah Penghargaan di Tahun 2021

KUPANG, PENATIMOR – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Nusa Tenggara Timur (Kanwil Kemenkumham NTT) pada tahun 2021 berhasil meraih sejumlah penghargaan.

Kanwil Kemenkumham NTT membawahi 1 Kantor Wilayah, 31 UPT Pemasyarakatan dan 5 UPT Keimigrasian.

Penghargaan yang diraih diantaranya sebagai Unit Akuntansi Pembantu Penggunaan Anggaran Wilayah Terbaik Dalam Penyusunan dan Penyampaian Laporan Keuangan Semester 1 Tahun 2021 (Penghargaan dari DJPB Provinsi NTT).

Selain itu, penghargaan sebagai Terbaik III Penyelenggaraan Bantuan Hukum Tahun 2020.

Kategori Kecil (Jumlah PBH Kurang Dari 10) (Penghargaan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia pada Penganugerahan ’Access to Justice Award’ Tahun 2021).

Selanjutnya, perhargaan Inovasi Pemberdayaan Layanan Kekayaan Intelektual di Wilayah Tahun 2021 (Penghargaan pada Rapat Koordinasi Teknis Tahun 2021).

Kemudian penghargaan sebagai Kantor Wilayah yang Responsif dan Proaktif dalam Penanganan Dugaan Pelanggaran HAM (Penghargaan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia pada Peringatan Hari HAM Sedunia Tahun 2021).
Adapun penghargaan terkait pelayanan Publik Berbasis HAM Bagi 8 UPT Pemasyarakatan dan Keimigrasian (Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kupang, Kantor Imigrasi Kelas III TPI Labuan Bajo, Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Larantuka, Rumah Tahanan Negara Kelas IIB SoE, Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Kefamenanu, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Waikabubak, Lemabaga Pemasyarakatan Kelas III Lembata, Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Baa.

Ada juga penghargaan yang menjadi Pilot Project Pengembangan Jagung Wilayah Khusus Lapas dan Rutan (Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Kefamenanu, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Atambua, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kupang dari Kementerian Pertanian).

Penghargaan Kelompok Masyarakat Peduli Pemasyarakatan (POKMAS LIPAS) yang ditujukan kepada Kanwil Kemenkumham NTT dan Bapas Kupang (Penghargaan dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan pada Kegiatan Expose Nasional Kinerja Pokmas Lipas Tahun 2021).

Selain capaian dalam pelayanan tersebut, Kanwil Kemenkumham NTT, juga berhasil menorehkan prestasi terkait dengan realisasi anggaran tahun 2021, yang dimana pagu anggaran di tahun 2021 senilai Rp 175.560.981.000, dan terealisasi sebesar Rp 160.022.625.578 atau 91,15 persen.

Hal ini disampaikan Kepala Kanwil Kemenkumham NTT, Marciana D. Jone kepada awak media, Rabu (29/12/2021) di Lapas Kelas IIA Kupang, dalam acara konferensi press akhir tahun.

Marciana juga menjelaskan capaian pada Divisi Pelayanan Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Tahun 2021 Kanwil Kemenkumham NTT, telah memberikan bantuan kepada masyarakat miskin dengan alokasi anggaran APBN sebesar
Rp 609.000.000, (tersebar di 20 Kabupaten dan 1 Kota).

Selanjutnya, terkait literasi non probono ada 226 kasus. Untuk probono mengingat animo masyarakat NTT sangat tinggi dan tidak semuanya bisa tercover melalui dana APBN.

Maka Kanwil Kemenkumham NTT bekerja sama dengan 7 LBH yang terakreditasi sebanyak 67 kasus dan ada LBH yang belum terakreditasi yaitu LBH Kencana Kasih yang memberikan pendampingan litigasi sebanyak 99 kasus.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada LBH Kencana Sakti yang telah memberikan bantuan hukum secara gratis kepada masyarakat walaupun belum terakreditasi,” ungkap Marciana.

Sementara itu, Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas), Mulyadi, menjelaskan bahwa, untuk jumlah warga binaan saat ini mencapai 2.958 orang yang tersebar di seluruh Lapas/Rutan di NTT.

Untuk warga binaan yang telah divaksin mencapai 2.163 orang atau mencapai 73.12 persen. Sedangkan yang belum divaksin itu 795 orang.

Menurutnya bahwa 795 warga binaan yang belum divaksin memiliki kendala di antaranya Kartu Tanda Penduduk (KTP).

“Untuk kendalanya itu ada warga binaan yang tidak memiliki KTP. Kami sudah koordinasi dengan Dispenduk juga untuk itu, diharapkan kedepan bisa selesai semuanya,” terangnya. (wil)