Satukan Persepsi untuk Tingkatkan Pelayanan, IPPAT Kota Kupang Gelar Diskusi Bersama BPN

Satukan Persepsi untuk Tingkatkan Pelayanan, IPPAT Kota Kupang Gelar Diskusi Bersama BPN

Kupang, penatimor.com – Guna menyatukan persepsi dan meningkatkan koordinasi antara pengurus daerah Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Kota Kupang dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) di bawah bimbingan Kanwil BPN NTT, digelar diskusi sekaligus silaturahmi di Hotel Sahid-T-More Kupang, Selasa (29/6/2021).

Kegiatan yang melibatkan ATR/BPN Kanwil NTT dan ATR/BPN Kantah Kota Kupang bertujuan meningkatkan sinergitas dengan IPPAT Kota Kupang untuk meningkatkan pelayanan bidang pertanahan kepada masyarakat dan korporasi di Kota Kupang.

Sebelum diskusi dimulai, Ketua IPPAT Kota Kupang Elia Azaria Izaac, SH., M.Kn., juga melantik tim penunjang atau kelompok kerja beranggotakan, Martin Lay, SH., M.Kn., Willem Lobo, SH., M.Kn., Petson Manage, SH.,M.Kn., Paulina Rohi Money, SH., M.Kn., dan Ni Made Dewi Puspa Ariyani, SH., M.Kn.

Satukan Persepsi untuk Tingkatkan Pelayanan, IPPAT Kota Kupang Gelar Diskusi Bersama BPN
Diskusi berlangsung di Hotel Sahid-T-More Kupang dengan menghadirkan beberapa nara sumber.

Kemudian dilanjutkan diskusi yang dimoderatori oleh Ketua IPPAT Kota Kupang Elia Izaac dengan menghadirkan narasumber masing-masing, Kabid II Kanwil Pertanahan NTT Supryadi, Kepala BPN Kota Kupang Vivi F. Ngangas dan Ketua Pengwil IPPAT NTT Emanuel Mali.

Ketua IPPAT Kota Kupang Elia Azaria Izaac kepada media ini, mengatakan, diskusi ini untuk menyatukan persepsi IPPAT dan Badan Pertahanan dalam membuat akta jual beli produk sertifikat yang akan diterbitkan.

“Adapun pengalaman yang terjadi akan rekan PPAT kita di Labuan Bajo dimana karena miss koordinasi sehingga terjadi permasalahan, dimana sebenarnya rekan kita hanya menjalankan tugas itu dalam membuat Akta Jual Beli produk sertifikat yang sudah diterbitkan. Karena dengan hal tersebut maka kita mau meminimalisir agar kejadian itu tidak terulang kembali di Kota Kupang,” kata Elia.

Satukan Persepsi untuk Tingkatkan Pelayanan, IPPAT Kota Kupang Gelar Diskusi Bersama BPN
Ketua PPAT Kota Kupang melantik Tim Penunjang atau kelompok kerja.

Menurut Elia, pihaknya juga berkoordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional agar jangan sampai PPAT bisa terkena dampak pidana atas akte jual beli sertifikat yang diterbitkan oleh BPN Nasional.

Diskusi ini juga menurut Elia, dapat memperlancar proses saat berkoordinasi dalam pelayanan kepada masyarakat Kota Kupang terkait dengan penerbitan sertifikat, peralihan hak, pembebanan hak, dan dari perbankan.

“Tujuannya untuk meningkatkan pelayanan, terhadap masyarakat teristimewa yang terdampak Covid-19,” imbuh Elia.

Satukan Persepsi untuk Tingkatkan Pelayanan, IPPAT Kota Kupang Gelar Diskusi Bersama BPN
Para narasumber dan pengurus PPAT Kota Kupang berpose bersama.

Diakui pula bahwa saat ini kebutuhan ekonomi masyarakat juga terdapat dalam bidang tanah sehingga harus disertifikatkan.

Karena akses tanah tersebut bisa sebagai permodalan.

“Sehingga kami libatkan BPN, agar dalam lakukan pembuatan sertifikat bisa lancar, dan masyarakat bisa dapat akses permodalan dengan cepat dalam hal penjaminan hak atas tanah,” terang Elia.

Harapannya, para PPAT lebih profesional dan bisa lebih lancar dalam melakukan pelayanan terhadap masyarakat, terkait dengan peralihan hak, perserifikatan hak tanah yang dikuasakan oleh pemilik tanah pada PPAT, sehingga masyarakat terbantu dengan diterbitkan hak sertifikatnya. (wil)