D’ Asadoma Foundation Berbagi Kasih dengan Warga Kurang Mampu di Kupang

D' Asadoma Foundation Berbagi Kasih dengan Warga Kurang Mampu di Kupang

Kupang, penatimor.com – D’ Asadoma Foundation, salah satu organisasi sosial kemasyarakatan yang menjalankan misi kemanusian melakukan aksi kemanusiaan dengan berbagi kasih dengan warga kurang mampu di sejumlah wilayah di NTT.

D’ Asadoma Foundation berbagi dengan puluhan warga kurang mampu di Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Sabtu (29/5/2021) petang.

Veronica Margareth Gabriel Asadoma dari lembaga ini turun langsung menyapa para warga terutama kaum ibu yang terkena dampak badai Seroja dan kehilangan tempat tinggal maupun kekurangan bahan makanan.

Didampingi Irjen Pol Drs Johni Asadoma, M. Hum., dan Ny Vera Asadoma-Sirait, ia membagikan masker dan bantuan sembako kepada warga di RT 22/RW 05, Kelurahan Lasiana.

Veronica mendatangi satu per satu rumah warga kurang mampu untuk membagikan bahan makanan serta sembako secara langsung.

Kepada anak-anak, ia membagikan makanan ringan. Sementara kepada para kaum ibu dan warga kurang mampu, dia membagikan masker dan langsung memasang masker sambil mengimbau agar warga taat protokol kesehatan dengan selalu memakai masker, mencuci tangan, menjaga kebersihan diri dan lingkungan serta selalu menerapkan pola hidup sehat.

Saat membagikan sembako, ia juga berpesan agar warga masyarakat tetap bersyukur dengan proses kehidupan yang ada serta tetap semangat beraktivitas ditengah pandemi covid-19.

Veronica juga mengakui kalau bantuan yang diberikan tidak seberapa, namun ia berkomitmen untuk peduli dan siap membantu warga masyarakat yang membutuhkan.

“Bantuan yang kami berikan mungkin tidak seberapa, namun ini niat tulus kami membantu masyarakat yang membutuhkan terutama mereka yang terkena dampak covid-19 dan badai seroja.

Aksi sosial ini sudah dilakukan pasca munculnya pandemi covid yang berdampak pada hampir seluruh aspek kehidupan masyarakat.

“Kami juga berkomitmen membantu warga di daerah-daerah yang berkekurangan dan membutuhkan bantuan,” ujarnya.

Dia berharap bantuan yang diberikan bisa bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan dan ia terus berkomitmen untuk peduli dan membantu masyarakat hingga ke pelosok wilayah NTT.

Paket bantuan yang diberikan merupakan paket sembako serta masker yang dibagikan secara gratis.

Sebagian bantuan bagi warga di Kelurahan Lasiana disalurkan melalui lembaga gereja agar tepat sasaran dan warga yang membutuhkan bisa terbantu.

Aplonia Abineno (65), janda yang tinggal di rumah sederhana dengan 1 orang anak dan 5 orang cucu nya berterima kasih dengan bantuan yang diberikan.
Aplonia merupakan salah satu korban badai Seroja karena rumah tinggalnya dihantam pohon saat badai seroja awal April 2021 lalu.

Beruntung ia dan anak serta cucu selamat dari peristiwa ini. Namun ia harus kehilangan rumahnya yang hancur tertimpa pohon besar.

Ia harus menumpang beberapa minggu di rumah tetangga dan atas bantuan tetangga. Saat ini dia memiliki rumah sederhana yang dibangun secara swadaya dan secara gotong royong oleh warga masyarakat dan tetangga sekitar.

“Terima kasih untuk bantuan ini. Ini sangat membantu saya dan keluarga saya karena saya sendiri tidak memiliki pekerjaan tetap,” ujar Aplonia. (wil)