SMAN 5 Kupang Gelar Sekolah Tatap Muka, 200 Siswa Siap Ikut KBM

SMAN 5 Kupang Gelar Sekolah Tatap Muka, 200 Siswa Siap Ikut KBM

Kupang, penatimor.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT memutuskan untuk menggelar kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka dan terbatas yang diberlakukan pada bulan Mei 2021.

Berdasarkan keputusan ini, Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 5 Kupang akan melakukan sekolah tatap muka bagi para siswa secara terbatas.

Kepala SMAN 5 Kupang,Veronika Wawo Dheo, mengatakan, berdasarkan keputusan Dinas Pendidikan NTT, untuk SMAN 5 Kupang, pembelajaran tatap muka baru dimulai pada Selasa (3/5/2021). Namun dalam KBM akan diberlakukan secara terbatas.

Kegiatan belajar mengajar terbatas bagi peserta didik hanya diwajibkan bagi peserta didik yang sudah melakukan tes swab oleh Biokes Undana Kupang.

“Siswa yang telah mengikuti tes swab yang bisa masuk untuk mengikuti pembelajaran tatap muka atau offline di sekolah,” kata Veronika ketika dikonfirmasi media ini (1/5/2021) siang.

Bagi siswa yang belum melaksanakan tes swab akan tetap mengikuti pembelajaran online dari rumah sambil menunggu tahap mengikuti tes swab lanjutan oleh petugas.

Karena saat ini belum semua peserta didik bisa mengikuti pembelajaran tatap muka, karena baru 25 persen yang di-swab.

“Peserta didik yang lain masih mengikuti pembelajaran online sambil menunggu proses pelaksanaan tes swab lanjutan dari Biokes Undana,” imbuhnya.

Sebelumnya untuk semua guru sudah melaksanakan tes swab dan hasilnya negatif.

Untuk itu mulai Selasa (4/5) ada 320 orang yang akan masuk ke lingkungan sekolah

Dari 320 orang ini, sudah tergabung siswa dan semua komponen yang ada di sekolah.

Untuk guru ada 120, dan 200 siswa yang akan mengikuti pembelajaran tatap muka atau offline.

Sehingga untuk memperketat proses pembelajaran, pihaknya akan mensteril sekolah bagi orang-orang yang sudah diswab.

Sedangkan yang belum melakukan swab, akan mengikuti ketentuan protokol kesehatan SOP yang dibuat oleh sekolah dan Lab Biokes.

Selain akan melakukan steril di lingkup sekolah, pihaknya juga sudah menyiapkan Satgas Covid serta perketat protokol kesehatan Covid-19. (wil)