UTAMA  

Tanggap Bencana, Polresta Kupang Bantu 172 Korban di Pengungsian

Tanggap Bencana, Polresta Kupang Bantu 172 Korban di Pengungsian

Kupang, penatimor.com – Polres Kupang Kota bekerja sama dengan Satuan Brimob Polda NTT mendirikan dapur umum bagi 172 orang korban bencana badai Seroja di Kota Kupang.

Pelayanan dapur umum ini bagi 172 orang warga terdampak bencana yang sementara mengungsi di gedung gereja GMIT Eden Kisbaki, Manutapen, Kota Kupang, (9/4/2021) petang.

Bantuan dapur umum dipantau langsung oleh Irwasda Polda NTT Kombes Pol. Drs. Tavip Yulianto didampingi Kapolres Kupang Kota AKBP Satrya Perdana P.T. Binti.
Selain penyediaan dapur umum, adapun pemberian bantuan sembako dan genset untuk menambah penerangan.

Tanggap Bencana, Polresta Kupang Bantu 172 Korban di Pengungsian
Ketua Cabang Bhayangkari Polres Kupang Kota, Ny. Yunita Satria Perdana, memantau langsung balita yang dalam kondisi sakit.

Kapolres Kupang Kota AKBP Satrya Perdana P.T. Binti, SIK., kepada media ini, Jumat (9/4/2021) petang, mengatakan, bantuan ini merupakan tanggap bencana yang diberikan oleh Polres Kupang Kota bekerja sama dengan Satuan Brimob.

Bantuan yang diberikan dikarenakan terdapat 172 jiwa yang terdampak bencana badai siklon tropis Seroja.

Dapur umum lapangan setiap hari akan melayani warga dengan menyediakan 200 lebih porsi makan.

“Untuk dapur umum lapangan akan tetap melayani warga yang mengungsi sementara di gereja ini sampaI situasi sudah memungkinkan,” kata Kapolres Kupang Kota.

Lanjutnya, selain bantuan dapur umum dan sembako, adapun pelayanan kesehatan dari Biddokkes Polda NTT kepada para warga yang terdampak bencana.

“Kami juga sudah mengecek terdapat balita yang sakit sehingga membutuhkan perawatan dan akan kami bawa ke RS Bhayangkara Titus Uly Kupang,” ungkap Kapolres.

Tanggap Bencana, Polresta Kupang Bantu 172 Korban di Pengungsian

Ditambahkan Ketua Majelis GMIT Eden Kisbaki, Pdt. Evelien W. Lewaherilla, S.Si.M.Th., mengatakan bahwa warga yang mengungsi di gereja ini terdapat 172 jiwa dari 40 kartu keluarga, dan mereka sudah menginap dari Senin (5/4/2021) subuh, pasca bencana badai Seroja.

Warga yang mengungsi ini memang rumah mereka tidak memungkinkan untuk ditempati lagi.

Lanjutnya, warga yang mengungsi terdapat juga lansia dan 14 balita. Namun 10 balita diantaranya sudah pulang ke rumah sehingga tersisa 4 orang yang masih menetap di gereja.

“Warga yang belum pulang ke rumahnya memang rumahnya belum layak untuk ditempati. Mereka ini merupakan warga-warga yang masuk dalam prasejahtera, untuk finansial juga mereka belum mempu untuk memperbaiki rumahnya,” jelas Pdt. Evelien.

Gereja Eden Kisbaki menjamin untuk warga tetap menginap karena banyak kerusakan pada rumahnya.

“Sehingga kami tetap membuka posko untuk tiga kali makan bagi warga yang sementara mengungsi maupun sudah kembali ke rumahnya,” katanya lagim

“Untuk bantuan yang diberikan oleh Polres Kupang Kota ini merupakan bantuan pertama yang diberikan langsung, sehingga kami ucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian,” imbuhnya.

Kegiatan tanggap bencana oleh pihak kepolisian juga dipantau langsung oleh Ketua Cabang Bhayangkari Polres Kupang Kota, Ny. Yunita Satria Perdana, Kapolsek Alak dan Lurah Manutapen. (wil)