Potongan Mayat Bayi Dibawa Anjing, Gegerkan Warga Kupang

Potongan Mayat Bayi Dibawa Anjing, Gegerkan Warga Kupang

Kupang, penatimor.com – Warga Kupang digegerkan dengan penemuan potongan tubuh bayi yang baru lahir.

Potongan tubuh bayi ditemukan di kampung Kuanunu, Desa Oebesi, Kecamatan Amarasi Timur, Kabupaten Kupang, Kamis (22/4/2021) petang.

Kondisinya mengenaskan. Sebagian tubuh bayi habis dimakan anjing.

Potongan tubuh bayi ditemukan di halaman rumah Yunus Yulius Nenosaban di Kampung Kuanunu, RT 009/RW 004, Dusun 3, Desa Oebesi, Kecamatan Amarasi Timur, Kabupaten Kupang.

Rijal Sonsiki merupakan orang pertama yang melihat seekor anjing menyeret potongan tubuh bayi tersebut.

Saat itu ia mengendarai sepeda motor dari arah Desa Pakubaun, Kabupaten Kupang.

Ia bertemu Maria Goreti Rao (19) dan Indrawati Nenosaban (29), di Dusun 3 Desa Oebesi, Kecamatan Amarasi Timur, Kabupaten Kupang yang sedang duduk di teras rumah.

Rijal memberitahukan kalau ia melihat ada seekor anjing membawa mayat bayi dengan cara digigit dari dalam hutan menuju halaman rumah Yunus Yulius Nenosaban.

Penemuan mayat bayi tak utuh ini langsung gegerkan warga di sekitar Desa Oebesi.

Sehingga banyak warga datang menyaksikan dari dekat bayi yang ditemukan tersebut.

Sebagian ibu-ibu mengambil kain membungkus tubuh bayi yang sudah tidak utuh lagi.

Mayat bayi yang ditemukan warga Desa Oebesi tersebut diduga dibuang oleh orangtuanya di hutan dan diduga hasil hubungan gelap.

Hingga saat ini mayat bayi yang ditemukan warga Desa Oebesi  ini belum diketahui identitas dan jenis kelaminnya karena bagian tubuh sudah tidak utuh lagi.

Mayat bayi kemudian dievakuasi ke Puskesmas Pakubaun sambil menunggu anggota identifikasi Satuan Reskrim Polres Kupang untuk proses selanjutnya.

Polisi dari Polsek Amarasi Timur kemudian memeriksa sejumlah saksi dan warga yang pertama kali menemukan potongan tubuh bayi ini.

Kasat Reskrim Polres Kupang, AKP Nofi Posu, SH SIK yang dikonfirmasi, Jumat (23/4/2021) membenarkan kejadian ini.

“Kita masih menyelidiki kasus ini,” tandas mantan Kasat Narkoba Polres Kupang Kota, Polda NTT ini. (wil)