Tali Bendera Antar Joni ke Istana Negara

  • Bagikan
Tali Bendera Antar Joni ke Istana Negara

Atambua, penatimor.com – Bocah heroik Johanis Andi Kalla (14), atau yang akrab disapa Joni, siswa SMPN 1 Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, hari ini, Sabtu (18/8), telah berangkat ke Jakarta.

Insiden tali bendera putus telah membawanya menuju ibu kota Jakarta. Dari bocah heroik dia kini menjadi bocah beruntung. Dia diundang bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Negara dan juga menonton langsung pembukaan Asean Games, hari ini.

Tali Bendera Antar Joni ke Istana Negara

Pagi tadi Joni dan kedua orangtuanya sudah berangkat ke Jakarta. Dia diantar Kapolres Belu AKBP Christian Tobing SIk., MH., dan Dandim 1605 Belu Letkol CZI I Putu Dwika.

Joni tampak mengenakan seragam SMP dengan selendang panjang di leher. Anak dari pasangan orangtua yang adalah warga eks Timor Timur itu kepada wartawan, mengaku senang bisa ke Jakarta.

“Kalau ketemu bapak Presiden nanti, saya mau minta sekolah gratis untuk anak-anak di perbatasan,” kata Joni.

Sesuai rencana, Joni dan orangtuanya bakal diterima Presiden Jokowi di Istana Negara, pada Minggu (19/8).

Tali Bendera Antar Joni ke Istana Negara

Karena aksi heroiknya itu, Joni sontak menjadi sangat terkenal dan beruntung. Banyak pihak menaruh simpatik terhadap aksi heroik bocah ini, seperti PT PLN (Persero) yang memberikan beasiswa hingga S1 dan juga Kapolda NTT yang akan merenovasi rumah orangtua Joni yang darurat berdinding bebak.

Panglima TNI juga memerintahkan Kodim Belu untuk memberikan beasiswa hingga Joni menyelesaikan pendidikannya dan diprioritas jika ingin menjadi anggota TNI.

Atas bantuan renovasi rumah oleh Kapolda NTT tersebut, Joni dan orangtuanya juga menyampaikan ucapan terima kasih yang terhingga. Joni mengaku sangat terharu dan berterima kasih ke Kapolda NTT karena dia benar-benar dari keluarga miskin. (R4)

  • Bagikan