Bocah 11 Tahun Hilang Saat Mandi di Cekdam Manutapen

  • Bagikan
Bocah 11 Tahun Hilang Saat Mandi di Cekdam Manutapen

Kupang, penatimor.com – Warga Kelurahan Manutapen, Kecamatan Alak, Sabtu (18/8) siang dihebohkan dengan peristiwa tenggelam seorang bocah di Cekdam II Manutapen.

Bocah 11 Tahun Hilang Saat Mandi di Cekdam Manutapen

Korban diketahui bernama Berto Bire (11), warga RT 15/RW 05, Kelurahan Manutapen.

Awalnya Berto Bire bersama Minto Taifa, Rio Rais’Uf, Windy Raja Haba mandi menggunakann alat bantu jerigen sebagai pelampung.

Bocah 11 Tahun Hilang Saat Mandi di Cekdam Manutapen

Pada saat sedang mandi tiba-tiba kedua temannya tidak menemukan Berto lagi dan hanya meninggalkan jerigen air yang sementara terapung.

Teman-temannya kemudian memberitahukan kepada warga sekitar dan melaporkannya pada Polsek Alak.

Bocah 11 Tahun Hilang Saat Mandi di Cekdam Manutapen

Kapolsek Alak, Kompol I Gede Sucitra didampinggi dua anggotanya di lokasi cekdam, mengatakan, setelah menerima informasi dari warga terkait peristiwa tersebut, pihaknya langsung mendatangi lokasi dan memastikan kejadian tersebut.

Dari hasil keterangan teman-teman korban, pihaknya langsung menghubungi Tim SAR untuk membantu proses pencarian.

Bocah 11 Tahun Hilang Saat Mandi di Cekdam Manutapen

“Kami bersama Tim SAR dan warga sekitar sudah berusaha mencari korban yang tenggelam sejak pukul 15.30 hingga pukul 21.00, namun belum juga memperoleh hasil,” kata mantan Kapolsek Maulafa itu.

Oktovianus Hitis, salah satu warga Kelurahan Manutapen yang berada di lokasi kejadian, menuturkan, anak-anak di sekitar lokasi tersebut sering mandi bersama di cekdam, namun tidak diduga bisah mengalami kejadian yang tidak diinginkan ini.

Bocah 11 Tahun Hilang Saat Mandi di Cekdam Manutapen

“Air ini digunakan warga untuk menyiram sayur sehingga anak-anak sudah terbiasa mandi, ada yang mandi tanpa pelampung dan ada yang mandi menggunakan pelampung seperti jerigen dan alat lainnya,” ujar Okto.

Bocah 11 Tahun Hilang Saat Mandi di Cekdam Manutapen

Terpantau, sampai pukul 11.00, warga masih memadati cekdam untuk menyaksikan proses pencarian korban oleh Tim SAR. (R1)

  • Bagikan