Mengupas Perjalanan Kajati NTT Zet Tadung Allo, Penugasan Pertama di Kejari Kupang, 9 Tahun di KPK, 3 Kali Wakajati

Mengupas Perjalanan Kajati NTT Zet Tadung Allo, Penugasan Pertama di Kejari Kupang, 9 Tahun di KPK, 3 Kali Wakajati

KUPANG, PENATIMOR – Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kajati NTT) yang baru, Zet Tadung Allo, S.H., M.H., telah mencatatkan perjalanan karier yang cemerlang dan penuh prestasi sebelum akhirnya kembali bertugas di NTT.

Zet Tadung Allo, yang lahir di Madandan pada 28 Januari 1969, memulai kariernya sebagai jaksa pada 1 Maret 1999 di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kupang.

Sebelumnya, sejak 17 April 1995, ia telah berkiprah sebagai staf tata usaha di Cabang Kejaksaan Negeri (Cabajari) Ujung Pandang.

Setelah mengabdi sebagai jaksa fungsional di Kejari Kupang selama empat tahun, Zet dipromosikan menjadi Kepala Seksi Upaya Hukum, Eksekusi dan Eksaminasi di Asisten Tindak Pidana Umum Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat pada 30 Januari 2003.

Pada 27 Januari 2005, Zet mendapatkan promosi menjadi jaksa fungsional di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, dimana ia mengabdi selama hampir sembilan tahun hingga 20 Mei 2014 ketika ia diangkat menjadi Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Belopa.

Karier Zet terus menanjak. Pada 7 Oktober 2016, ia menjadi Asisten Pembinaan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah, dan dua tahun kemudian, tepatnya 14 September 2018, ia dipromosikan sebagai Kajari Palangkaraya.

Pada 27 Juli 2020, ia dipercaya sebagai Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Sumatera Selatan.

Dan, pada 8 Agustus 2021, Zet diangkat menjadi Koordinator pada Jaksa Agung Muda (JAM) Tindak Pidana Umum, sebelum akhirnya menjabat sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Maluku Utara pada 8 Agustus 2022.

Ia kemudian berturut-turut menjabat sebagai Wakajati DKI Jakarta pada 25 Januari 2023, dan Wakajati Sulawesi Selatan pada 8 Mei 2023.

Pada 21 Mei 2024, di usia 55 tahun, Zet Tadung Allo diangkat menjadi Kajati NTT, setelah berkarier di korps Adhyaksa selama 26 tahun dan 7 bulan.

Mengupas Perjalanan Kajati NTT Zet Tadung Allo, Penugasan Pertama di Kejari Kupang, 9 Tahun di KPK, 3 Kali Wakajati
Kajati NTT Zet Tadung Allo, S.H., M.H.

Riwayat Pendidikan

Zet Tadung Allo mengawali pendidikan dasar di SD Subs. Langda, Tana Toraja dan lulus pada tahun 1982. Ia melanjutkan pendidikan ke SMP Buatalulolo, Tana Toraja, dan lulus tahun 1985, serta menyelesaikan pendidikan di SMA Negeri Manakale, Tana Toraja pada tahun 1988.

Setelah tamat SMA, Zet melanjutkan pendidikan tinggi di Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin, Makassar dan lulus tahun 1993 dengan gelar Sarjana Hukum Perdata. Ia juga menyelesaikan program magister hukum di Universitas Tanjungpura pada tahun 2024.

Penghargaan

Selama masa baktinya di Kejaksaan RI, Zet Tadung Allo telah menerima dua penghargaan tanda jasa, yaitu Satya Lancana Karya Satya X Tahun pada tahun 2005 dari Presiden Megawati Soekarnoputri dan Satya Lancana Karya Satya XX Tahun pada tahun 2015 dari Presiden Joko Widodo.

Dalam hidup, pria yang memiliki hobi olah raga golf ini memegang teguh keyakinannya yakni menjadikan dirinya manusia yang berguna untuk banyak orang lainnya.

Karena menurutnya, membantu orang lain sama saja membantu diri sendiri dan membahagiakan orang lain akan memberikan kebahagiaan untuk diri sendiri.

Zet Tadung Allo menikah dengan wanita bernama Ir Femy Msi dan dikaruniai dua orang anak yakni Riri (20) dan Rara (17).

Zet Tadung Allo, yang dikenal sebagai sosok profesional dan berdedikasi tinggi, diharapkan dapat membawa Kejaksaan Tinggi NTT ke arah yang lebih baik dengan pengalamannya yang luas dan prestasi yang telah diraihnya. (bet)