Buron 9 Bulan, Pelaku Penganiayaan di Lembata Ditangkap Polisi

Buron 9 Bulan, Pelaku Penganiayaan di Lembata Ditangkap Polisi

KUPANG, PENATIMOR – Setelah sembilan bulan buron, pelaku tindak pidana penganiayaan di Lembata, Nusa Tenggara Timur, akhirnya berhasil ditangkap di Denpasar, Bali.

Muhammad Arif Bin Syukor, yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO), berhasil diamankan oleh penyidik Satreskrim Polres Lembata.

Kasat Reskrim Polres Lembata, AKP I Wayan Pasek, SH., MH, membenarkan penangkapan tersebut pada Rabu (8/5/2024) siang.

“Pelaku ini, bernama Muhammad Arif Bin Syukor, melakukan penganiayaan terhadap korban Alexander Giovani Reda Langoday di wilayah Lembata,” kata Kasat Reskrim.

Buron 9 Bulan, Pelaku Penganiayaan di Lembata Ditangkap Polisi

Penganiayaan ini terjadi pada Sabtu, 22 Juli 2023. Saat itu, tersangka mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi melewati rumah korban di bilangan Lamahora.

Setelah mendapat cacian dari korban karena kecepatannya, tersangka turun dari kendaraannya dan melakukan penganiayaan terhadap korban.

Meski korban telah melaporkan kejadian ini ke Polres Lembata sejak bulan Juli 2023, pelaku berhasil melarikan diri ke beberapa tempat termasuk Kupang, Bali, dan Jawa.

Namun, pada bulan Agustus 2023, pelaku terdeteksi berada di Bali, sehingga Satreskrim Polres Lembata melakukan pengejaran di wilayah Denpasar dan Kuta.

Setelah berupaya melarikan diri ke Pulau Jawa, pelaku akhirnya ditangkap pada Selasa, 7 Mei 2024, sekitar pukul 10.00 Wita di Bandara Wunopito Lewoleba oleh tim Satreskrim Polres Lembata.

Setelah penangkapan, pelaku langsung dibawa ke Mapolres Lembata untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (wil)