Oknum Anggota TNI Babak Belur Dikeroyok Lima Pemuda di Kupang

Oknum Anggota TNI Babak Belur Dikeroyok Lima Pemuda di Kupang

KUPANG, PENATIMOR – Sekelompok pemuda di Kupang nekat melakukan tindak pidana pengeroyokan terhadap seorang anggota TNI hingga babak belur.

Diketahui bahwa korban berinisial YMHH (23) merupakan anggota TNI-AD yang bertugas di Batalyon Infanteri (Yonif) 743/PSY Kupang.

Korban dikeroyok di depan Klinik Dewanta, Jalan Ainiba, Kelurahan Pasir Panjang, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang, Minggu (17/3/2024) pagi.

Menurut keterangan korban, saat itu dirinya bersama temannya sedang duduk ngobrol di depan Klinik Dewanta.

Lalu kemudian salah satu pelaku berinisial RDO (21), melintas dengan menggunakan sepeda motor Suzuki Satria, sambil menggeber-geber sepeda motor sehingga mengeluarkan suara bising.

Karena hal tersebut, korban lalu menegur pelaku, dan beberapa saat kemudian, pelaku RDO memanggil teman-temannya dan melakukan pengeroyokan terhadap korban.

Kapolresta Kupang Kota Kombes Pol. Aldinan R.J.H Manurung, yang dikonfirmasi melalui Kasi Humas Ipda Florensi Ibrahim Lapuisaly, Senin (18/3/2024) siang, membenarkan peristiwa tersebut.

Dijelaskan Kasi Humas, korban yang saat itu bersama temannya sedang duduk ngobrol di depan Klinik Dewanta.

“Korban saat itu sementara menjaga adiknya yang sementara sakit,” terang Ipda Florensi.

Lanjut, saat itu pelaku melintas sambil menggeber sepeda motor yang mengeluarkan suara bising, kemudian ditegur oleh korban karena sangat mengganggu.

Karena tidak terima ditegur, pelaku kemudian pergi memberitahu teman-teman dan langsung datang ke korban dan langsung melakukan pengeroyokan.

Atas kejadian itu, anggota piket Polsek Kota Lama yang mendapat laporan, langsung mendatangi TKP dan menghubungi piket Polresta Kupang Kota dan piket Detasemen Polisi Militer (Denpom) TNI AD Kupang melakukan koordinasi terkait kejadian pengeroyokan tersebut.

Tidak butuh waktu lama, para pelaku kemudian berhasil diamankan, dan langsung dibawa ke Mapolresta Kupang Kota untuk diproses hukum lebih lanjut.

Ditambahkan, atas peristiwa pengeroyokan tersebut, korban mengalami kesakitan dan bengkak di bagian kepala sebelah kiri, serta luka lecet di bagian bawah mata sebelah kiri.

Diketahui bahwa kasus ini dilakukan oleh lima orang yang berinisial yakni RDO (21), SMT (19), YIB (21), AJAK (20) dan MD (19),

Kelima pelaku disangkakan dengan Pasal 170 ayat 1, subsider Pasal 351 ayat 1, jo Pasal 55 ayat 1 ke 1e, dengan ancaman hukuman 5 tahun, 6 bulan penjara. (wil)