TEGAS! Kapolres Kupang Proses Lanjut Dua Anggota Polsek Amarasi yang Aniaya Siswa SMA

TEGAS! Kapolres Kupang Proses Lanjut Dua Anggota Polsek Amarasi yang Aniaya Siswa SMA

KUPANG, PENATIMOR – Walaupun kedua belah pihak telah berdamai, namun pihak Propam Polres Kupang tetap menindak lanjuti kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang siswa SMA oleh dua oknum anggota Polsek Amarasi.

Ini merupakan sikap tegas Kapolres Kupang AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata, S.I.K., M.H., karena kedua anggotanya itu dinilai melakukan pelanggaran disiplin dalam menjalankan tugas.

Orang nomor satu di jajaran Polres Kupang itu memang memberikan atensi terhadap pelanggaran disiplin anggotanya dalam menjalankan tugas untuk melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat.

“Akhir-akhir ini telah terjadi pelanggaran disiplin oleh anggota, sehingga harus diberikan saksi disiplin,” tegas Kapolres, Senin (12/6/2023) pagi.

Ia juga membeberkan beberapa pelanggaran disiplin anggotanya, dan salah satunya adalah dugaan penganiayaan pada siswa SMA yang dilakukan anggota Polsek Amarasi.

Pasalnya, peristiwa tersebut sempat viral di media sosial, meski sudah dilakukan upaya damai oleh kedua bela pihak.

Saat ini dua anggota Polsek Amarasi, Aipda Erik dan Bripka Ferdi Lalan, telah diperiksa oleh Kanit Provost Polres Kupang Aipda Marlon Ndun.

Dua anggota Polsek Amarasi diduga menganiaya siswa SMA di Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang berinisial RO.

Kasus tersebut atas laporan pengaduan pegawai Koperasi Mekar, yang mengaku mendapatkan perlakuan tidak pantas dari RO saat menagih utang koperasi pada ibu korban. (wil)