Seorang Wanita Diamankan di LPK Bina Anugrah Sejahtera, Hendak Diberangkatkan ke Malaysia

Seorang Wanita Diamankan di LPK Bina Anugrah Sejahtera, Hendak Diberangkatkan ke Malaysia

KUPANG, PENATIMOR – Tim Jatanras Polresta Kupang Kota bersama pihak Polsek Kelapa Lima, mengamankan seorang wanita sebagai calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang hendak dipekerjakan ke Malaysia, Sabtu (10/6/2023) malam.

Calon PMI bernama Yuliana Badak Mau (23) ini diamankan di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Bina Anugrah Sejahtera yang beralamat di Jalan Bintang, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Sebelumnya, pihak kepolisian mendapatkan informasi bahwa ada salah satu PMI berada di LPK Bina Anugrah Sejahtera yang akan diberangkatkan ke Malaysia.

Menindaklanjuti informasi tersebut, perempuan asal Kabupaten Belu itu pun dijemput bersama dengan koordinator LPK, kemudian dibawa ke Mako Polresta Kupang Kota untuk dicek kelengkapan dokumennya.

Seorang Wanita Diamankan di LPK Bina Anugrah Sejahtera, Hendak Diberangkatkan ke Malaysia

Kapolres Kupang Kota Kombes Pol. Rishian Krisna Budhiaswanto saat menginterogasi calon PMI tersebut, mengetahui bahwa yang bersangkutan sebelumnya mendaftarkan diri pada Dinas Nakertrans Kabupaten Belu.

Dari Dinas Nakertrans Belu, Yuliana Badak Mau dibawa ke LPK Bina Anugerah Sejahtera untuk diberikan pelatihan selama tiga bulan, setelah itu baru dikirim ke Malaysia untuk bekerja sebagai asisten rumah tangga.

“Yang bersangkutan dibawa ke Mapolresta berdasarkan informasi warga, sehingga kami harus tindak lanjuti. Nanti akan diperiksa semua kelengkapan dokumennya, tempat penampungan atau pelatihannya. Kalau semua dokumennya lengkap, maka bisa diberangkatkan,” terang Kapolresta kepada awak media.

Sementara, salah satu Koordinator LPK Bina Anugrah Sejahtera, menyampaikan bahwa LPK Bina Anugrah Sejahtera sebagai tempat pelatihan resmi, dan telah terdaftar di Nakertrans.

“Untuk calon PMI yang hendak dipekerjakan, terlebih dahulu diberikan pelatihan, dan akan mendapatkan sertifikat, baru kemudian diberangkatkan. Tetapi untuk calon PMI Yuliana B. Mau sudah memiliki dokumen yang lengkap, dan telah mempunyai sertifikat. Namun dia belum diberangkatkan karena terkendala dengan aturan baru dari Malaysia. Tetapi calon PMI ini sudah siap diberangkatkan. Sehingga kami kembalikan ke calon PMI, kalau mau menunggu kami tampung, tetapi kalau tidak bisa dipulangkan,” jelasnya. (wil)