Sidang Klasis Kota Kupang XIII, Ketua Sinode: Gereja Harus Mampu menjadi Alat Kristus bagi Perdamaian Semesta

  • Bagikan
Sidang Klasis Kota Kupang XIII, Ketua Sinode: Gereja Harus Mampu menjadi Alat Kristus bagi Perdamaian Semesta

KUPANG, PENATIMOR – Sidang Majelis Klasis Kota Kupang XIII Tahun 2023 di gereja GMIT Horeb Perumnas Kupang hendaknya menjadi berkat bagi sesama.

Ketua Sinode GMIT Pdt. Dr. Mery Kolimon, pada kesempatan itu, mengatakan, GMIT di tahun 2023 dan 2023 harus semakin maksimal memberikan pelayanan kepada warga jemaat.

“Semua harus tancap gas dalam memberikan pelayanan kepada jemaat. Dua tahun pandemi Covid-19, pelayanan tidak berjalan maksimal,” kata Mery.

Harapannya, dengan persidangan ini gereja mampu menjadi alat Kristus bagi perdamaian semesta.

Sementara itu, Penjabat Wali Kota Kupang George M. Hadjoh, SH., berharap agar gereja dan pemerintah dapat berkolaborasi dalam upaya mensejahterakan masyarakat.

George juga menegaskan bahwa apa yang dilakukan gereja harus menyentuh kehidupan jemaat.

“Gereja harus mampu bekerja sama dengan pemerintah menyelesaiakan persolan yang terjadi di tengah masyarakat. Jadi kehadiran gereja di tengah jemaat harus dapat memberikan dampak positif seperti perekonomian, kemiskinan, penurunan angka stunting, serta program pemerintah lainnya,” sebut George.

Ketua Majelis Jemaat GMIT Horeb Perumnas, Pdt. Maria A. Litelnoni-Johannes, mengatakan, pihaknya sangat bersukacita dipercayakan menjadi tuan rumah persidangan tersebut.

“Hal ini bukan menjadi beban, namun menjadi syukur. Tentunya Horeb bisa ada seperti ini karena dukungan orangtua kami, maupun pendeta-pendeta terdahulu,” ujar Pdt. Maria.

Persidangan tersebut juga dihadiri oleh 49 ketua majelis jemaat, serta para pendeta senior.

“Hadir saat ini ada 49 ketua majelis. Total ada 97 pendeta, dan tiga pendeta dari Batam juga hadir langsung. Saat pandemi Covid-19, kami hanya bisa bertemu secara virtual,” ujarnya.

Ketua Panitia, Imanuel Lodja dalam laporannya, menyampaikan bahwa sebagai tuan dan nyoya rumah, GMIT Horeb Perumnas dengan penuh sukacita mempersiapkan segala sesuatu secara baik, demi terselenggara persidangan yang berlangsung selama tiga hari, yaitu tanggal 7-9 Januari 2023. (wil)

  • Bagikan