Jaksa Eksekusi Dua Terpidana Perkara Alkes TTU di Lapas Padang

  • Bagikan
Jaksa Eksekusi Dua Terpidana Perkara Alkes TTU di Lapas Padang

KUPANG, PENATIMOR – Jaksa eksekutor Kejari Timor Tengah Utara (TTU) kembali melakukan eksekusi terhadap dua orang terpidana yakni Iswandi Ilyas dan Ferry Oktaviano pada Kamis (2/2/2023).

Keduanya merupakan terpidana dalam perkara tindak pidana korupsi pada paket pekerjaan belanja modal pengadaan alat-alat kesehatan ICU non e-katalog, alat kesehatan ponek khusus maternal non e-katalog, dan alat kesehatan ponek khusus neonatal non e katalog TA. 2015 yang merugikan keuangan negara sebesar Rp2.392.919.120.

Kepala Kejaksaan Negeri TTU Roberth Jimmy Lambila, SH.,MH., yang dihubungi melalui Kasi Pidsus Andre Keya, SH., menjelaskan bahwa eksekusi yang dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Pelaksanaan Putusan Pengadilan yang diterbitkan oleh Kepala Kejaksaan Negeri TTU  Nomor: PRIN-51/N.3.12/Fu.1/02/2023 tanggal 1 Februari 2023 dan Surat Perintah Pelaksanaan Putusan Pengadilan yang diterbitkan oleh Kepala Kejaksaan Negeri TTU Nomor: PRIN-52/N.3.12/Fu.1/02/2023 tanggal 1 Februari 2023.

“Eksekusi terhadap kedua terpidana kami laksanakan di Lapas Kelas 1A Padang karena kedua terpidana saat ini sedang menjalani masa pidana dalam perkara lain di Lapas Kelas 1A Padang,” kata Andrew Keya.

Jaksa Eksekusi Dua Terpidana Perkara Alkes TTU di Lapas Padang

Lanjutnya bahwa eksekusi tersebut dilakukan untuk melaksanakan Putusan Pengadilan Tipikor Kupang Nomor: 53/Pid.Sus-TPK/2022/PN Kpg tanggal 19 Desember 2022 terhadap kedua terpidana yang telah berkekuatan hukum tetap (incracht).

Lanjutnya lagi bahwa dengan dilakukan  eksekusi tersebut, maka terpidana Iswandi Ilyas menjalani pidana pokok selama 4 tahun dan 6 bulan serta diwajibkan membayar denda sebesar Rp100 juta subsidair 4 bulan kurungan serta diwajibkan membayar Uang Pengganti sebesar Rp1.014.620.553 subsidair 3 tahun penjara.

Sedangkan terhadap terpidana Ferry Oktaviano menjalani pidana pokok selama 4 tahun dan 6 bulan serta diwajibkan membayar denda sebesar Rp 100 juta subsidair 4 bulan kurungan serta dibebani membayar Uang Pengganti sebesar Rp66.535.117 subsidair 2 tahun dan 3 bulan penjara.

Untuk diketahui bahwa sebelumnya Jaksa Eksekutor juga telah melaksanakan eksekusi terhadap empat orang terpidana lainnya yaitu Yoksan Bureni, Munawar Luthfi, Didi Darmadi, dan Agus Sahroni dalam perkara yang sama.

Sedangkan terhadap satu orang terdakwa lainnya yakni dr I Wayan Niarta belum dilaksanakan eksekusi karena saat ini masih dilakukan upaya hukum. (bet)

  • Bagikan