Diusir dari Kantor BPN Kota Kupang, Advokat Senior Laporkan Satpam di Polda

  • Bagikan
Diusir dari Kantor BPN Kota Kupang, Advokat Senior Laporkan Satpam di Polda

KUPANG, PENATIMOR – Seorang petugas Satpam pada Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Kupang berinisial LOT dipolisikan atas dugaan melakukan perbuatan tidak menyenangkan.

Peristiwa dugaan tindak pidana ini terjadi di kantor BPN Kota Kupang yang beralamat di Jalan Frans Seda, Nomor 72, pada tanggal 6 Juli 2022.

Kasus ini dilaporkan oleh Marthen Bessie, SH., salah satu advokat senior di Kota Kupang, dengan Laporan Polisi Nomor: LP/B/209/VII/2022/ SPKT/Polda NTT, tanggal 13 Juli 2022.

Marthen Bessie kepada media ini, Minggu (17/7/2022) siang, mengatakan, dirinya menempuh jalur hukum lantaran diusir keluar dari ruang tunggu Kepala BPN Kota Kupang.

Pelapor menilai bahwa perbuatan terlapor sangat tidak menyenangkan sebagaimana diatur dalam Pasal 335 KUHP.

Marthen jelaskan, sebagai seorang advokat, dirinya datang ke kantor BPN Kota Kupang untuk berkonsultasi terkait dengan produk hukum yang dikeluarkan oleh BPN.

Konsultasi awal dilakukan dengan Kepala Seksi Sengketa, namun setelah selesai, pelapor ingin menemui Kepala BPN Kota Kupang Eksam Sodak, sehingga harus melapor ke Satpam.

Namun karena tidak melihat Satpam, Marthen pun bertemu dengan seorang pegawai bernama Agung dan menyampaikan niatnya untuk menemui Kepala BPN.

“Saya lalu diarahkan untuk ke ruangan Kepala BPN. Saat tiba di ruang tunggu Kepala BPN, saya menyampaikan maksud saya kepada staf di ruang tersebut, dan saya diminta untuk menunggu,” ungkap Marthen Bessie.

“Namun tak berselang lama, datang Satpam dan langsung mengusir saya untuk keluar dari ruang tunggu tersebut,” imbuhnya.

Atas kejadian itu, pelapor tidak terima sehingga membuat laporan polisi.

Selain melaporkan tindak pidana tersebut, adapun gugatan di PTUN Kupang dengan Nomor: 20/G/2022/PTUN KGP yang mana produk yang dikeluarkan BPN diduga tumpang tindih. (wil)

  • Bagikan