Asprov PSSI NTT Bangun Lapangan Latihan Sepakbola di Kupang

Asprov PSSI NTT Bangun Lapangan Latihan Sepakbola di Kupang

KUPANG, PENATIMOR – Asosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Nusa Tenggara Timur di bawah kepemimpinan Ketua Chris Mboeik dan Wakil Ketua Ridwan Angsar, terus membuat terobosan dalam upaya meningkatkan dunia sepakbola di daerah ini.

Selain sejumlah program kerja strategis yang tengah gencar dilakukan, Asprov PSSI NTT ternyata juga sedang mempersiapkan lapangan sepakbola yang nantinya diperuntukkan sebagai sarana latihan bagi seluruh masyarakat bola di daerah ini.

Di sela-sela pelaksanaan Kongres Biasa  Asprov PSSI NTT yang berlangsung di Hotel Sasando Kupang, Sabtu (11/6/2022), Chris Mboeik dan Ridwan Angsar berkesempatan memboyong seluruh peserta kongres yang adalah perwakilan Asosiasi Kabupaten (Askab) dan Asosiasi Kota (Askot) ke lokasi yang akan dibangun lapangan sepakbola tersebut.

Di lahan seluas 1 hektare lebih yang berlokasi di bilangan Wali Kota, Kelurahan Kelapa Lima, atau persis di belakang gedung kantor Sinode GMIT itu, seluruh peserta Kongres juga melakukan pembersihan lokasi.

Tampak pula 1 unit ekskavator disiagakan untuk meratakan lahan tersebut.

Wakil Ketua Asprov PSSI NTT, Ridwan Angsar kepada wartawan, mengatakan, pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin agar pembangunan lapangan sepakbola itu bisa berjalan dengan lancar dan cepat hingga selesai sesuai waktu yang diharapkan.

“Kami usahakan pembangunan lapangan latihan sepakbola ini dapat dilakukan secepatnya. Tadi baru kita turunkan alat berat untuk membersihkan lahan tersebut,” kata Ridwan.

Menurut dia, lahan tersebut merupakan aset Pemprov NTT yang telah diserahkan ke Asprov PSSI NTT untuk dijadikan sebagai lapangan sepakbola yang diperuntukan seutuhnya untuk seluruh masyarakat sepakbola di NTT.

“Jadi dari hasil koordinasi kami, tanah tersebut sudah diserahkan ke Asprov PSSI NTT untuk dirubah menjadi lapangan sepakbola. Itu adalah persembahan bapak gubernur untuk masyarakat sepakbola di NTT,” jelas Ridwan yang juga Kajari Kabupaten Kupang.

Untuk pembangunannya, menurut Ridwan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kemenpora RI melalui Dispora NTT, dan Kemenpora telah bersedia ikut membantu pembangunan tersebut.

“Ini kan hanya lapangan latihan sehingga pembangunannya tidak terlalu rumit. Tidak ada konstruksi di situ, hanya perataan lahan yang kebetulan berbatu dan sedikit berbukit, namun tetap dilengkapi fasilitas seperti lampu penerangan sehingga bisa juga digunakan di malam hari,” imbuh mantan Kajari Kabupaten Lembata itu.

Ridwan menambahkan bahwa apa yang sudah dilakukan oleh Bali United Kristal di Kupang saat ini, telah memotivasi Asprov PSSI NTT untuk membangun sarana latihan sepakbola bagi masyarakat NTT.

“Seperti yang kita ketahui bersama bahwa di Kota Kupang, untuk mencari tempat latihan sepakbola saja agak susah. Atas dasar itu, pak Ketua Asprov PSSI NTT akhirnya berkoordinasi dengan Pemprov NTT, dan kebetulan ada lahan aset Pemprov yang tidak terpakai, sehingga kami usahakan untuk membangun lapangan latihan sepakbola yang diperuntukkan bagi seluruh masyarakat NTT,” pungkas Ridwan. (nus)