Akhir Pekan, Kajari Kupang dan Staf Trabas di Perbukitan Amfoang

Akhir Pekan, Kajari Kupang dan Staf Trabas di Perbukitan Amfoang

OELAMASI, PENATIMOR  – Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengisi waktu akhir pekan.

Seperti yang dilakukan oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Kupang, Ridwan Sujana Angsar, SH.,MH., bersama beberapa stafnya.

Sabtu (18/6/2022), Ridwan bersama beberapa jaksa dan pegawai tata usaha berakhir pekan dengan melakukan trabas menggunakan motor trail.

Lokasi yang didatangi adalah wilayah perbukitan di Kecamatan Amfoang Tengah, Kabupaten Kupang.

Kajari Ridwan juga memboyong serta keluarganya dalam kegiatan lintas alam tersebut.

Untuk sampai ke lokasi ini, rombongan menggunakan beberapa mobil pick up double cabin untuk mengangkut 6 unit sepeda motor trail.

Setibanya di tujuan, rombongan lalu makan bersama sembari menikmati parorama alam nan indah.

Seakan tak mau menyia-nyiakan suguhan pemandangan yang begitu eksotis, semua tampak kompak mengambil foto dan video dengan kamera ponsel masing-masing.

Ridwan dan beberapa stafnya yang gemar mengendarai sepeda motor offroad tampak sudah tak sabaran untuk melakukan trabas.

Satu per satu sepeda motor trail diturunkan dari mobil dan trabas pun seketika dimulai.

Setelah hampir satu jam menjajal medan perbukitan hijau yang cukup ekstrem, perjalanan pun dilanjutkan ke arah timur, sekitar kaki Gunung Timau, tepatnya dalam area Observatorium Nasional (Obnas) Timau.

Di lokasi ini suasananya masih asri. Para biker dari Kejari Kabupaten Kupang pun kembali melanjutkan hobi mereka itu.

Walau sedikit gerimis, kondisi cuaca itu tak menyurutkan semangat mereka untuk kembali melakukan trabas.

Kali ini mereka lebih mendekat ke area sekitar kaki Gunung Timau di arah timur. Medan yang ekstrem dan sulit dilalui tidak membuat nyali mereka surut.

Usai terabas dan berpose bersama, rombongan pun mulai bergerak pulang.

Di perjalanan pulang, konvoi kendaraan tiba-tiba dihadang kabut tebal. Jarak pandang pun mulai pendek dan semakin terbatas.

Rombongan pun terpaksa harus berhenti sejenak, dan sesekali berfoto bersama. Kabut tebal dan hawa dingin begitu menusuk tulang.

Pemandangan seperti itu memang tidak bisa dinikmati setiap saat. Hanya terjadi pada waktu tertentu saja, seperti menjelang sore atau saat hujan.

Kondisi ini dirasakan sepanjang penjalanan yang berkelok-kelok di lokasi perbukitan nan indah yang oleh warga setempat dinamai bukit Teletubbies itu.

Kajari Kupang Ridwan Angsar kepada media ini, mengatakan, kegiatan touring di akhir pekan semata-mata untuk refreshing dan meningkatkan kekompakan.

“Lokasi yang kami pilih adalah spot-spot wisata dalam wilayah hukum Kejari Kabupaten Kupang. Jadi selain berekreasi dan menyalurkan kegemaran, kami juga bisa berinteraksi dengan masyarakat di wilayah pedalaman,” kata Ridwan Angsar.

Aldhen Rammang, salah satu pegawai Kejari Kabupaten Kupang yang gemar melakukan trabas dengan sepeda motor trail, mengaku mendapatkan kepuasan tersendiri setelah sukses menyusuri medan yang berbukit-bukit itu dengan trek yang mengasyikkan karena cukup sulit.

“Trabas dengan motor trail ini kegemaran saya sejak lama. Ini bisa membuat pikiran segar kembali dan siap untuk kembali melakukan rutinitas sehari-hari,” kata Aldhen Rammang.

Bagi dia, kesulitan yang ada seolah tak ada artinya. Karena jika berhasil melewati rintangan, hanya kenikmatan dan kebanggaan yang dirasakan. (nus)