Menangkan Sengketa Tanah Polair, Advokat Muda Bildad Thonak Terima Penghargaan Kapolda NTT

Menangkan Sengketa Tanah Polair, Advokat Muda Bildad Thonak Terima Penghargaan Kapolda NTT

KUPANG, PENATIMOR – Kapolda NTT Irjen Pol. Drs Setyo Budiyanto, memberikan piagam penghargaan kepada masyarakat yang berjasa demi kemajuan Polri, khususnya Polda NTT.

Piagam penghargaan Kapolda NTT juga diberikan kepada advokat muda Bildad Torino Mauridz Thonak, SH.

Penyerahan piagam penghargaan berlangsung di Lapangan Ricky H.P. Sitohang Polda NTT, Rabu (17/2/2022) pagi.

Advokat Bildad Torino Mauridz Thonak mendapatkan piagam penghargaan karena sukses membantu Polda NTT dalam memenangkan perkara sengketa tanah milik Polda NTT.

Wakapolda NTT Brigjen Pol. Drs. Ama Kliment Dwikorjanto, mengatakan, piagam penghargaan Kapolda NTT diberikan kepada anggota Polri yang berprestasi dan juga kepada masyarakat yang berjasa demi kemajuan Polri, khususnya Polda NTT.

“Piagam penghargaan yang diberikan kepada advokat Bildad Thonak karena telah membantu memenangkan perkara tanah Dit Polair Polda NTT yang selama 12 tahun dalam sengketa,” ujar Wakapolda NTT.

“Untuk tanah Polair Polda NTT sudah diduduki sejak lama, tetapi ada yang tidak memiliki alas hak menggugat kami dan kami Polda NTT kalah. Namun ada upaya hukum luar biasa yaitu PK (Peninjauan Kembali) dan kita lakukan dengan bekerja sama dengan BPN Kota Kupang dan advokat. Dengan bantuan pihak-pihak ini maka dalam putusan PK, kami memenangkan perkara tersebut dan kembali memiliki tanah Polair,” tandas jenderal bintang satu itu.

Sementara, Bildad Thonak mengucapkan terima kasih kepada Kapolda NTT yang telah memberinya piagam penghargaan tersebut.

Dimana menurut Bildad, dirinya telah turut membantu Polda NTT dalam perkara tanah dengan menyusun memori Peninjauan Kembali (PK) sengketa tanah Polair.

“Sebelumnya Polda NTT telah kalah dalam tingkat Kasasi selama 12 tahun. Pada tahun 2021, saya dihubungi untuk membantu mengakselerasi dokumen- dokumen yang ada dari BPN Kota Kupang dan Bidang Hukum Polda NTT. Setelah itu menyusun memori banding untuk diajukan ke Mahkamah Agung (MA) untuk dilakukan upaya PK dan hasilnya kami menang,” jelas Bildad.

Dia mengaku tidak pernah membayangkan akan mendapatkan penghargaan dari Kapolda NTT, apalagi di usia yang baru 32 tahun dan juga baru 5 tahun menjadi advokat.

“Bukan saya yang hebat tetapi Tuhan Yesus yang luar biasa, dan bukan saya yang mampu tapi dari rahim ibu saya yang diberkati,” tandas Bildad.

Untuk diketahui, Bildad Thonak juga merupakan kuasa hukum BPR Crista Jaya yang belum lama ini sukses mengalahkan Polda NTT dalam praperadilan atas SP3 laporan Notaris Albert Riwu Kore. (wil)